Mengenal Apa itu Hujan Meteor Arid yang Terjadi di Awal Oktober 2021
Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurut pengamatan, puncak hujan meteor Arid diprediksi pada tanggal 7 Oktober 2021 pukul 10.55 WIB berdasarkan tiga pengamatan semburan debu komet sebelumnya.
Meskipun ukuran inti komet 15P/Finlay sebesar 1,8 kilometer, debu komet ini hanya berukuran seperti butiran pasir. Dengan ukurannya yang seperti butiran pasir, hujan meteor ini bergerak cukup lambat dibandingkan dengan hujan meteor Draconid.
BACA JUGA: Tips Mengendarai Mobil Matik Biar Transmisi Lebih Awet
Laju hujan meteor Arid adalah 38.880 km/jam, sementara laju hujan meteor Draconid 72.000 Km/jam. Dengan begitu, hujan meteor Arid cukup sulit diamati.
Walaupun lajunya lambat, tidak tertutup kemungkinan data pengamatan hujan meteor ini dapat terkumpul dengan cukup dari berbagai belahan Bumi.
“Anda dapat menyaksikan hujan meteor Arid sejak senja bahari (20 menit setelah terbenam Matahari) dari arah Selatan-Barat Daya hingga Barat Daya selama 3,5 jam hingga pukul 21.30 waktu setempat." pungkasnya.
Meskipun ukuran inti komet 15P/Finlay sebesar 1,8 kilometer, debu komet ini hanya berukuran seperti butiran pasir. Dengan ukurannya yang seperti butiran pasir, hujan meteor ini bergerak cukup lambat dibandingkan dengan hujan meteor Draconid.
BACA JUGA: Tips Mengendarai Mobil Matik Biar Transmisi Lebih Awet
Laju hujan meteor Arid adalah 38.880 km/jam, sementara laju hujan meteor Draconid 72.000 Km/jam. Dengan begitu, hujan meteor Arid cukup sulit diamati.
Walaupun lajunya lambat, tidak tertutup kemungkinan data pengamatan hujan meteor ini dapat terkumpul dengan cukup dari berbagai belahan Bumi.
“Anda dapat menyaksikan hujan meteor Arid sejak senja bahari (20 menit setelah terbenam Matahari) dari arah Selatan-Barat Daya hingga Barat Daya selama 3,5 jam hingga pukul 21.30 waktu setempat." pungkasnya.
(ysw)
Lihat Juga :