Waspada Aplikasi Android Berisi Malware Curi Isi Kantong Pengguna
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih lagi, aplikasi jahat melayani beragam kategori mulai dari hiburan hingga personalisasi, gaya hidup, dan aplikasi kencan, secara efektif memperluas skala serangan. Salah satu aplikasinya adalah Handy Translator Pro, yang telah diunduh sebanyak 500.000 kali.
Menurut peneliti Zimperium Aazim Yaswant dan Nipun Gupta, jika penipuan layanan premium tipikal memanfaatkan teknik phishing, penipuan global spesifik ini tersembunyi di balik aplikasi Android berbahaya yang bertindak sebagai Trojan.
"Hal ini memungkinkannya memanfaatkan interaksi pengguna untuk meningkatkan penyebaran dan infeksi," kata para peneliti dalam sebuah laporan yang dikutip dari The Hacker News, Jumat (1/10/2021).
Mereka menyatakan aplikasi Android berbahaya ini tampak tidak berbahaya saat melihat deskripsi toko dan meminta izin.
Namun ada di satu titik saat pengguna ditagih bulanan untuk layanan premium yang mereka langgani tanpa sepengetahuan dan persetujuan mereka.
Menurut peneliti Zimperium Aazim Yaswant dan Nipun Gupta, jika penipuan layanan premium tipikal memanfaatkan teknik phishing, penipuan global spesifik ini tersembunyi di balik aplikasi Android berbahaya yang bertindak sebagai Trojan.
"Hal ini memungkinkannya memanfaatkan interaksi pengguna untuk meningkatkan penyebaran dan infeksi," kata para peneliti dalam sebuah laporan yang dikutip dari The Hacker News, Jumat (1/10/2021).
Mereka menyatakan aplikasi Android berbahaya ini tampak tidak berbahaya saat melihat deskripsi toko dan meminta izin.
Namun ada di satu titik saat pengguna ditagih bulanan untuk layanan premium yang mereka langgani tanpa sepengetahuan dan persetujuan mereka.
Lihat Juga :