Ilmuwan Temukan Bukti Dinosaurus Pernah Bertahan Hidup dengan Kanibalisme

Senin, 01 Juni 2020 - 11:30 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Bukti...
Ilmuwan mencari bekas gigitan yang terdapat di 2.368 tulang dinosaurus. Tetapi, banyak dari bekas gigitan itu justru ditemukan di bagian jari kaki, jari tangan, dan tulang belakang, yang tidak memiliki banyak daging. Foto/Ist
A A A
SAN FRANCISCO - Rumor kepunahan dinosaurus akibat kanibalisme mungkin sudah banyak terdengar. Selain teori-teori lain yang telah muncul di permukaan, memakan sesama dinosaurus, khususnya bagi jenis karnivora, dilakukan demi bertahan hidup karena kekurangan makanan. (Baca juga: Fosil Dinosaurus 65 Juta Tahun Ditemukan Oleh Mahasiswa )

Baru-baru ini, sepertinya rumor itu benar adanya. Para peneliti menemukan indikasi bahwa hewan raksasa itu pernah mengalami masa kanibalisme. Hal ini terlihat dari penemuan fosil yang diteliti oleh ilmuwan.

Mengutip dari Live Science, dalam studi yang diterbitkan di jurnal PLOS One, saat itu para ilmuwan sedang meneliti fosil dinosaurus yang ada di situs Mygatt-Moore Quarry, dekat dengan perbatasan antara Utah dan Colorado, Amerika Serikat.

Dari situs ini, ditemukan ribuan tulang dinosaurus yang berasal dari sekitar 150 juta tahun lalu. Tempat ini dipercaya sebagai wilayah dari dinosaurus besar, seperti Apatosaurus dan Allosaurus.

Di sana, ilmuwan mencari bekas gigitan yang terdapat di 2.368 tulang dinosaurus. Hasilnya, sekitar 29% di antaranya pernah mendapat gigitan dari sesama dinosaurus Theropod, kelompok dinosaurus karnivora berkaki dua, yang termasuk Tyrannosaurus Rex.

Sementara sebagian besar dari tulang-tulang itu, terbukti terdapat luka gigitan bergerigi, yang diduga dari dinosaurus dengan kelas lebih tinggi, yakni Allosaurus. Bukti ini yang menarik kesimpulan adanya praktik kanibalisme di dunia dinosaurus.

Tetapi, banyak dari bekas gigitan itu justru ditemukan di bagian jari kaki, jari tangan, dan tulang belakang, yang notabene tidak memiliki banyak daging. Artinya, kemungkinan besar predator pemakan daging itu terpaksa memangsa bangkai jenisnya sendiri, karena kekurangan makanan, bukan sengaja membunuhnya.

Menurut penulis utama dari studi ini, Stephanie Drumheller, Allosaurus merupakan jenis yang tak pilih-pilih makanan. Terutama ketika sumber makanan di sekitarnya sudah sangat sulit ditemukan.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Ilmuwan Temukan Bukti...
Ilmuwan Temukan Bukti Gurun Sahara Berubah Jadi Tanah Hijau Subur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved