Korban Ransomware REvil Berhasil Rebut Datanya Kembali
Jum'at, 17 September 2021 - 23:02 WIB
loading...
Korban Ransomware REvil berhasil mengamankan datanya kembali setelah lama dicuri. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Pada bulan lalu, geng ransomware REvil melakukan aksinya dan menghilang secara tiba-tiba sehingga membuat korbannya tidak memiliki cara untuk memulihkan data mereka. Ternyata, banyak dari korban itu sekarang bisa mendapatkan kembali data berharga mereka tanpa perlu bernegosiasi dengan kelompok peretasan yang terkenal itu.
Hal tersebut bisa ditempuh karena pakar keamanan dari Bitdefender dengan bantuan dari lembaga penegak hukum yang belum disebutkan namanya, telah menciptakan alat dekripsi aman dan efektif yang bekerja melawan semua infeksi ransomware REvil / Sodinokibi sebelumnya. BACA JUGA - Dikabarkan Dibobol Hacker China, BIN: Sistem Kami Aman-aman Saja
Lewat blog resminya, Bitdefender mengatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan banyak informasi karena penyelidikan tindak kriminal ini masih berlangsung. Bitdefender dan mitra penegak hukumnya merasa bahwa alat itu terlalu penting untuk disembunyikan, dan memilih untuk merilisnya ke publik sesegera mungkin.
Melansir dari Forbes, Jumat (17/9/2021), Bitdefender mendapatkan kunci dekripsi untuk melawan ransomware REvil karena geng itu yang membocorkannya sendiri.
Semuanya dimulai pada bulan lalu, ketika penyedia layanan IT yang dikelola Kaseya menjadi korban ransomware REvil. Menjelang akhir Juli, penyedia layanan IT yang dikelola Kaseya mendapat keberuntungan yang luar biasa.
Hal tersebut bisa ditempuh karena pakar keamanan dari Bitdefender dengan bantuan dari lembaga penegak hukum yang belum disebutkan namanya, telah menciptakan alat dekripsi aman dan efektif yang bekerja melawan semua infeksi ransomware REvil / Sodinokibi sebelumnya. BACA JUGA - Dikabarkan Dibobol Hacker China, BIN: Sistem Kami Aman-aman Saja
Lewat blog resminya, Bitdefender mengatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan banyak informasi karena penyelidikan tindak kriminal ini masih berlangsung. Bitdefender dan mitra penegak hukumnya merasa bahwa alat itu terlalu penting untuk disembunyikan, dan memilih untuk merilisnya ke publik sesegera mungkin.
Melansir dari Forbes, Jumat (17/9/2021), Bitdefender mendapatkan kunci dekripsi untuk melawan ransomware REvil karena geng itu yang membocorkannya sendiri.
Semuanya dimulai pada bulan lalu, ketika penyedia layanan IT yang dikelola Kaseya menjadi korban ransomware REvil. Menjelang akhir Juli, penyedia layanan IT yang dikelola Kaseya mendapat keberuntungan yang luar biasa.
Lihat Juga :