Bangun Koloni di Mars, Ilmuwan Ciptakan Beton dari Plasma Darah Astronot

Rabu, 15 September 2021 - 08:24 WIB
loading...
A A A
Untuk menghemat ongkos membawa material itu, eksperimen dilakukan menggunakan simulan regolith untuk Bulan dan Mars yang berasal dari lapisan atas tanah dan puing-puing di permukaan Bumi. Penelitian ini menunjukkan bahwa regolith ini dapat menjadi bahan bangunan yang layak.

"Tetapi kita masih perlu merekatkannya bersama-sama, dan di situlah beberapa bagian tubuh manusia bisa dimanfaatkan," katanya. Tahun lalu, tim ilmuwan internasional menemukan bahwa senyawa dalam urin manusia bisa membuat beton menjadi lebih kuat dan lebih fleksibel.

Kemudian bahan yang disebut AstroCrete, menggunakan protein yang disebut albumin, ditemukan dalam plasma darah manusia untuk mengikat beton bersama-sama. Menggunakan teknik fabrikasi sederhana, tim menggunakan albumin serum manusia untuk menghasilkan biokomposit regolith ekstraterestrial.

"Pada dasarnya, albumin serum manusia yang diproduksi oleh astronot in vivo dapat diekstraksi secara semi-kontinyu dan dikombinasikan dengan regolith Lunar atau Mars ," tulis para peneliti.

BACA JUGA: Cara Mengembalikan Chat WA yang Terhapus dengan Tiga Langkah Mudah

Selama rentang dua tahun, enam astronot dapat menyumbangkan cukup albumin untuk membangun 500 kilogram AstroCrete. Kontribusi setiap anggota kru akan menyediakan bahan bangunan yang cukup untuk memperluas habitat untuk menampung orang itu, menurut perhitungan para peneliti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
Ilmuwan Klaim Planet...
Ilmuwan Klaim Planet Mars Dahulu Berwarna Biru Sebelum Jadi Merah
Diterjang Badai Debu,...
Diterjang Badai Debu, Astronot Deteksi Petir di Mars
Celestis Tawarkan Pemakaman...
Celestis Tawarkan Pemakaman di Mars pada Tahun 2030
Debat Sengit Para Ilmuwan,...
Debat Sengit Para Ilmuwan, 3I/ATLAS Adalah Komet Raksasa atau Pesawat Alien?
Batu Mars Terbesar di...
Batu Mars Terbesar di Dunia Terjual Seharga Rp88 Miliar di Pelelangan
Meteorit Mars Dijual...
Meteorit Mars Dijual Rp69,88 Miliar, Pemerintah Niger Marah
Batu Ini Terjual Rp86,5...
Batu Ini Terjual Rp86,5 Miliar karena Asalnya dari Mars
Rekomendasi
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Tak Lupa Masa Lalu,...
Tak Lupa Masa Lalu, RM BTS Beri Hadiah Pernikahan Rp120 Juta untuk Sleepy
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved