WhatsApp Klarifikasi Tudingan Bisa Membaca Pesan Penggunanya
Sabtu, 11 September 2021 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, WhatsApp juga kembali menegaskan tidak seorang pun di luar obrolan, bahkan WhatsApp, dapat membaca atau mendengarkan pesan pengguna. Pesan itu otomatis muncul di layar pengguna sebelum mereka mengirimkan pesan, sehingga menjadi pengingat bagi para penggunanya.
Sebelumnya ProPublica juga menyebutkan bahwa Director of Communications WhatsApp , Carl Woog, mengakui perusahaannya memiliki tim karyawan kontrak yang tugasnya meninjau pesan yang dilaporkan pengguna untuk mengidentifikasi dan memblokir pelanggaran yang parah.
BACA JUGA: Hiu Berwajah Babi Ditangkap di Italia, Bikin Geger Karena Bisa Menggerutu
Terkait hal ini, ProPublica menjelaskan bahwa karyawan WhatsApp hanya memiliki akses ke sebagian pesan yang telah dilaporkan oleh pengguna, dan secara otomatis diteruskan ke WhatsApp sebagai pesan yang kemungkinan menyalahi ketentuan.
"Tinjauan ini adalah salah satu elemen dalam operasi pemantauan yang lebih luas, di mana WhatsApp juga memeriksa materi lain yang tidak terenkripsi, termasuk data seputar pengirim dan akun mereka," tambah organisasi itu.
Sementara menuturkan bahwa artikel ProPublica yang telah diperbarui secara jelas menyatakan bahwa tinjauan laporan pengguna WhatsApp tidak merusak enkripsi end-to-end.
Sebelumnya ProPublica juga menyebutkan bahwa Director of Communications WhatsApp , Carl Woog, mengakui perusahaannya memiliki tim karyawan kontrak yang tugasnya meninjau pesan yang dilaporkan pengguna untuk mengidentifikasi dan memblokir pelanggaran yang parah.
BACA JUGA: Hiu Berwajah Babi Ditangkap di Italia, Bikin Geger Karena Bisa Menggerutu
Terkait hal ini, ProPublica menjelaskan bahwa karyawan WhatsApp hanya memiliki akses ke sebagian pesan yang telah dilaporkan oleh pengguna, dan secara otomatis diteruskan ke WhatsApp sebagai pesan yang kemungkinan menyalahi ketentuan.
"Tinjauan ini adalah salah satu elemen dalam operasi pemantauan yang lebih luas, di mana WhatsApp juga memeriksa materi lain yang tidak terenkripsi, termasuk data seputar pengirim dan akun mereka," tambah organisasi itu.
Sementara menuturkan bahwa artikel ProPublica yang telah diperbarui secara jelas menyatakan bahwa tinjauan laporan pengguna WhatsApp tidak merusak enkripsi end-to-end.
Lihat Juga :