Astronom Beberkan Teknologi Tak Masuk Akal yang Dipakai Alien untuk Intip Bumi

Sabtu, 04 September 2021 - 11:00 WIB
loading...
Astronom Beberkan Teknologi...
Para astronom satu persatu beberkan teknologi yang dipakai Alen untuk mengintio Bumi,. FOTO/ IST
A A A
Alien atau Mahkluk luar angkasa keberadaan dan kebenarannya masih jadi perdebatan. Bahkan Alien beberapa tahun terakhir diklaim mulai mampir ke Bumi seperti peristiwa di AS yang saat ini di selidiki Pentagonm


Ahli astrofisika Harvard, Avi Loeb, mengatakan, dia telah menemukan bukti kuat untuk teknologi alien di tata surya , apa yang bisa disebut sebagai sampah kehidupan asing. Tetapi beberapa ilmuwan lain tidak menganggap serius gagasan tersebut. BACA JUGA - Objek Misterius di Belakang Bintang KIC 8462852 Jadi Perdebatan

Dalam buku barunya "Extraterrestrial: The First Sign of Intelligent Life Beyond Earth" (Houghton Mifflin Harcourt), yang akan diterbitkan 26 Januari nanti, Loeb menjelaskan, perjalanannya ke posisi radikal pada pengunjung antarbintang aneh yang dijuluki 'Oumuamua -a benda berbentuk cerutu atau cakram yang melesat melalui tata surya kita pada 2017.

Sementara itu, astronom terkemuka Dr Seth Shostak, sementara ini kemungkinan besar identitas wisatawan dari luar Angkasa, kita tidak bisa mengatakan dengan pasti itu bukan piring terbang.

"Kami tidak bisa mengesampingkan bahwa ini adalah penyelidikan antarbintang, " ungkap Dr. Shostak, seorang astronom senior di SETI Institute di California, mengatakan kepada The Sun.

Penelitian baru sebenarnya dimulai di Jupiter. Para peneliti sebelumnya telah mempelajari emisi radio planet itu dan kemudian menyesuaikan pengukuran tersebut untuk mencerminkan efek yang mereka harapkan dari kedekatan dengan bintang induk dan jarak dari Bumi terhadap pengamatan mereka atas sebuah planet ekstrasurya.

Kemudian, para ilmuwan berkonsultasi dengan pengamatan yang dilakukan pada tahun 2016 dan 2017 oleh Low Frequency Array (LOFAR) di Belanda. Selain sinyal potensial dari Tau Boötes b, para peneliti juga melaporkan bahwa mereka mungkin telah mengambil sinyal dari bintang Upsilon Andromedae atau planetnya, tetapi pendeteksian itu bahkan lebih redup daripada pendeteksian dari Tau Boötes.

Para peneliti tertarik untuk mendeteksi emisi radio dari planet karena informasi tersebut dapat membantu ilmuwan menguraikan apa yang terjadi di medan magnet dunia yang sama yang diyakini didiami Alien.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Menteri LH Jumhur Hidayat...
Menteri LH Jumhur Hidayat Berharap Ada Moratorium Penebangan Hutan
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved