Kata Kominfo Soal Dugaan Kebocoran Data Pribadi di Aplikasi eHAC
Rabu, 01 September 2021 - 11:00 WIB
loading...
Kebocaran data aplikasi eHAC diyakini tidak berpengaruh pada data yang ada di aplikasi lain, PeduliLindungi. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan bahwa insiden dugaan kebocoran data pribadi pada aplikasi eHAC tidak mempengaruhi data yang terintegrasi dalam aplkasi PeduliLindungi.
"Dugaan insiden kebocoran data pribadi ini tidak mempengaruhi keamanan data pada aplikasi eHAC yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, di mana penyimpanan data telah dilakukan di Pusat Data Nasional (PDN)," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi dalam keterangan pers.
Baca juga : Toyota Raize dan Daihatsu Rocky versi JDM Dapat Mesin dan Fitur Baru
Dalam keterangan tersebut, Dedy menyebut bahwa Kominfo telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk merespon kebocoran data pribadi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Kemenkes mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelusuran sementara, terdapat dugaan kebocoran data pada aplikasi eHAC lama yang sudah dinonaktifkan sejak 2 Juli 2021.
"Dugaan insiden kebocoran data pribadi ini tidak mempengaruhi keamanan data pada aplikasi eHAC yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, di mana penyimpanan data telah dilakukan di Pusat Data Nasional (PDN)," kata Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi dalam keterangan pers.
Baca juga : Toyota Raize dan Daihatsu Rocky versi JDM Dapat Mesin dan Fitur Baru
Dalam keterangan tersebut, Dedy menyebut bahwa Kominfo telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Kesehatan dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk merespon kebocoran data pribadi tersebut.
Dalam pertemuan itu, Kemenkes mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelusuran sementara, terdapat dugaan kebocoran data pada aplikasi eHAC lama yang sudah dinonaktifkan sejak 2 Juli 2021.
Lihat Juga :