Mengenal Cookie dan Imbas Keputusan Google Menghentikannya di Chrome
Selasa, 31 Agustus 2021 - 14:28 WIB
loading...
A
A
A
Publisher MGID menjelaskan, cookie pihak ketiga adalah fragmen teks yang disimpan di peramban oleh pihak ketiga, bukan merupakan situs web yang kunjungi, tetapi sistem lain misalnya berbagai sistem iklan. "Publisher, pengiklan, dan perantara bisa menggunakan data ini untuk menyasar dan membuat profil pengguna web," jelas MGID, dalam keterangannya, Selasa (31/8/2021).
Tanpa cookie pihak ketiga, hadirnya iklan khusus atas barang atau jasa dari situs web yang baru saja dikunjungi di platform lain tidak akan terjadi. Artinya, pengiklan akan kehilangan data tentang produk yang dilihat orang, kategori usia, smartphone yang digunakan, dan lain-lain.
BACA JUGA: Ekstrem, China Gunakan Nuklir untuk Basmi Nyamuk
Masalah utama cookie sepenuhnya adalah karena definisinya. Cookie memungkinkan pengiklan, publisher, dan berbagai perantara lain untuk mengumpulkan terlalu banyak informasi penggun. Kemudian tidak selalu ditentukan kapan, di mana, dan bagaimana mereka akan menggunakan data ini, dan berapa lama mereka akan menyimpannya.
Amerika Serikat dan Uni Eropa terus menekan raksasa teknologi untuk memberi solusi terkait privasi web, dan mereka terus berupaya melindungi data pribadi warga negaranya. Inilah dasar hadirnya GDPR dan CCPA, undang-undang yang melindungi hak pengguna untuk mengontrol pengumpulan dan penggunaan lebih lanjut data pribadi mereka.
Kekhawatiran para pengguna terkait bagaimana aplikasi dan situs web menggunakan data mereka sudah ada jauh sebelum datangnya leputusan untuk menghentikan cookie, tepatnya sejak 1993.
Tanpa cookie pihak ketiga, hadirnya iklan khusus atas barang atau jasa dari situs web yang baru saja dikunjungi di platform lain tidak akan terjadi. Artinya, pengiklan akan kehilangan data tentang produk yang dilihat orang, kategori usia, smartphone yang digunakan, dan lain-lain.
BACA JUGA: Ekstrem, China Gunakan Nuklir untuk Basmi Nyamuk
Masalah utama cookie sepenuhnya adalah karena definisinya. Cookie memungkinkan pengiklan, publisher, dan berbagai perantara lain untuk mengumpulkan terlalu banyak informasi penggun. Kemudian tidak selalu ditentukan kapan, di mana, dan bagaimana mereka akan menggunakan data ini, dan berapa lama mereka akan menyimpannya.
Amerika Serikat dan Uni Eropa terus menekan raksasa teknologi untuk memberi solusi terkait privasi web, dan mereka terus berupaya melindungi data pribadi warga negaranya. Inilah dasar hadirnya GDPR dan CCPA, undang-undang yang melindungi hak pengguna untuk mengontrol pengumpulan dan penggunaan lebih lanjut data pribadi mereka.
Kekhawatiran para pengguna terkait bagaimana aplikasi dan situs web menggunakan data mereka sudah ada jauh sebelum datangnya leputusan untuk menghentikan cookie, tepatnya sejak 1993.
Lihat Juga :