Mengenal Jupiter, Benda Langit Terbesar Kedua di Tata Surya setelah Matahari

Minggu, 29 Agustus 2021 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Pada Juli 2016, wahana antariksa Juno memasuki orbit di sekitar Jupiter untuk mengawali babak baru pengamatan ilmiah. Berkat wahana ini, astronom dengan tepat memetakan medan gravitasi dan medan magnet Jupiter, mempelajari lebih banyak mengenai gugusan siklon di kutub planet.

BACA JUGA: Masih Misterius, WHO Akan Hentikan Penyelidikan Asal-usul Covid-19

Hasil penemuan menakjubkan ini menunjukkan bahwa planet gas raksasa tersebut berotasi seperti benda padat tepat di bawah puncak awan yang tidak stabil. Meskipun Juno awalnya dijadwalkan untuk menghentikan misinya pada Februari 2018, misi tersebut akhirnya diperpanjang dan berjalan hingga Juli 2021 kemarin.

Ukuran Jupiter dan kesamaan komposisi dengan katai coklat dan bintang berukuran kecil juga menyebabkan Jupiter disebut sebagai bintang gagal. Jika planet ini terbentuk dengan lebih banyak massa, Jupiter diklaim akan memicu fusi nuklir dan Tata Surya akan menjadi sistem bintang ganda.

"Kehidupan mungkin tidak pernah berevolusi di Bumi karena suhunya akan terlalu tinggi dan karakteristik atmosfernya menjadi tidak seimbang," tuturnya.

Meskipun Jupiter berukuran sebesar planet, butuh sekitar 75 kali massanya saat ini untuk memicu fusi nuklir di intinya dan menjadi bintang. Astronom telah menemukan bintang-bintang lain yang dikelilingi oleh planet-planet dengan massa yang jauh lebih besar dari Jupiter.

Andi menambahkan, di galaksi Bimasakti, terdapat bintang deret utama yang berukuran sangat kecil, yang disebut EBLM J0555-57Ab. Ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan dengan Saturnus, akan tetapi masih lebih kecil dibandingkan dengan Jupiter, yakni 118.000 km.

BACA JUGA: 3 Kegiatan untuk Hilangkan Bosan Selama PPKM di Rumah

Bintang ini merupakan salah satu dari sistem tiga bintang yang berjarak 600 tahun cahaya dari Bumi kita. Dengan massa bintang 85 kali massa Jupiter, bintang ini menjadi bukti bahwa ukuran bukan jaminan bahwa objek itu dapat dikategorikan sebagai bintang atau bukan.

"Selain itu, massa juga sangat berpengaruh terhadap proses evolusi bintang. Meskipun kerapatan massa suatu objek sama dengan bintang induknya, bukan lantas objek tersebut bisa menjadi bintang kedua," tutup Andi.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan China Siap...
Rusia dan China Siap Halau Badai Matahari
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
NASA Deteksi Semburan...
NASA Deteksi Semburan Flare Matahari Kembali Normal
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya
NASA Deteksi Gelembung...
NASA Deteksi Gelembung Aneh yang Melindungi Bumi dari Partikel Matahari
Sore Ini Matahari Tepat...
Sore Ini Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Cek Arah Kiblat!
Bank Syariah Muhammadiyah...
Bank Syariah Muhammadiyah Resmi Beroperasi, Namanya Bank Syariah Matahari
Aktivitas Gempa Bumi...
Aktivitas Gempa Bumi Bisa Dipengaruhi Panas Matahari
Rekomendasi
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved