Saingi Ponsel Kamera, Sony Indonesia Siapkan Kamera Digital ZV-1
Jum'at, 29 Mei 2020 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
"Mikrofon yang terdapat pada ZV-1 memiliki Directional 3-capsule Mic terbaru Sony yang dirancang untuk menangkap audio forward-directional, memungkinkan kamera ini menangkap suara subjek sambil meminimalisir kebisingan latar belakang," ungkap Kazuteru Makiyama.
Untuk fleksibilitas tambahan, sambung dia, ZV-1 memiliki jack mic standar 35mm (3.5mm) dan Multi Interface Shoe™ (MI shoe) sehingga mudah untuk menghubungkan berbagai mikrofon eksternal. ZV-1 juga dilengkapi dengan aksesoris wind screen yang pas saat dipasang pada MI shoe untuk meminimalisir gangguan angin.
![Saingi Ponsel Kamera, Sony Indonesia Siapkan Kamera Digital ZV-1]()
Desain dan Fungsionalitas
Sony Indonesia menegaskan, ZV-1 dirancang dengan mempertimbangkan perekam video sederhana. Kamera compact yang ringan tersebut (sekitar 294 gram/105,5 mm x 60,0 mm x 43,5 mm) merupakan kamera compact pertama Sony dengan layar LCD Vari-angle bukaan samping. Hal itu memungkinkan pengguna yang gemar merekam video kasual menambahkan mikrofon eksternal dengan pengaturan sederhana menggunakan MI shoe, tanpa memerlukan tambahan mounting bracket.
Pengguna dapat dengan nyaman menggunakan ZV-1 dengan satu tangan berkat genggaman bodi kamera yang mudah dipegang, serta tombol REC film yang besar terletak di bagian atas kamera untuk akses cepat pada perekaman video. Juga lampu rekaman pada bagian depan kamera yang menunjukan jika kamera sedang merekam secara aktif.
Kamera ZV-1 juga dilengkapi stabilisasi gambar terkemuka, memastikan video yang stabil bahkan ketika merekam dengan tangan saat berjalan. Pada saat merekam dalam HD (mode Aktif), metode stabilisasi optik dan elektronik digabungkan untuk mengurangi guncangan hingga 11 kali dari SteadyShot™ standar. Saat merekam video 4K menggunakan Optical SteadyShot (mode Aktif), terdapat perkembangan efek stabilisasi hingga 8 kali dibandingkan dengan SteadyShot standar.
"ZV-1 juga cocok digunakan dengan grip rekaman VCT-SGR1, menawarkan stabilisasi tambahan serta akses yang mudah pada tombol rekaman video dan kontrol zoom," katanya lagi.
Fitur Video Mumpuni di Kelasnya
Meskipun memiliki bentuk yang kecil, kamera ini memiliki berbagai kemampuan pembuatan film dalam level pro:
- Perekaman film 4K dengan full pixel readout tanpa pixel binning pada codec XAVC S™ dengan kecepatan bit tinggi.
- Input mikrofon standar industri 3.5mm.
- Hybrid Log-Gamma (HDR)/S-Gamut3.Cine/S-Log3, S-Gamut3/S-Log3.
- Perekaman interval untuk video time-lapse yang menakjubkan.
- Rekaman Slow Motion super hingga 960fps.
- Kompatibel dengan ‘Movie Edit add-on’ dari aplikasi seluler “Imaging Edge™” untuk stabilisasi gambar saat mengedit kemampuan Highlight untuk mengedit aspek rasio untuk IG dan lainnya.
Namun Sony Indonesia belum memberikan bocoran kapan kamera digital ZV-1 besutannya menyambangi konsumen di Tanah Air. Perusahaan hanya menyatakan kamera pesain ponsel kamera itu akan dirilis tahun ini juga.
Untuk fleksibilitas tambahan, sambung dia, ZV-1 memiliki jack mic standar 35mm (3.5mm) dan Multi Interface Shoe™ (MI shoe) sehingga mudah untuk menghubungkan berbagai mikrofon eksternal. ZV-1 juga dilengkapi dengan aksesoris wind screen yang pas saat dipasang pada MI shoe untuk meminimalisir gangguan angin.

Desain dan Fungsionalitas
Sony Indonesia menegaskan, ZV-1 dirancang dengan mempertimbangkan perekam video sederhana. Kamera compact yang ringan tersebut (sekitar 294 gram/105,5 mm x 60,0 mm x 43,5 mm) merupakan kamera compact pertama Sony dengan layar LCD Vari-angle bukaan samping. Hal itu memungkinkan pengguna yang gemar merekam video kasual menambahkan mikrofon eksternal dengan pengaturan sederhana menggunakan MI shoe, tanpa memerlukan tambahan mounting bracket.
Pengguna dapat dengan nyaman menggunakan ZV-1 dengan satu tangan berkat genggaman bodi kamera yang mudah dipegang, serta tombol REC film yang besar terletak di bagian atas kamera untuk akses cepat pada perekaman video. Juga lampu rekaman pada bagian depan kamera yang menunjukan jika kamera sedang merekam secara aktif.
Kamera ZV-1 juga dilengkapi stabilisasi gambar terkemuka, memastikan video yang stabil bahkan ketika merekam dengan tangan saat berjalan. Pada saat merekam dalam HD (mode Aktif), metode stabilisasi optik dan elektronik digabungkan untuk mengurangi guncangan hingga 11 kali dari SteadyShot™ standar. Saat merekam video 4K menggunakan Optical SteadyShot (mode Aktif), terdapat perkembangan efek stabilisasi hingga 8 kali dibandingkan dengan SteadyShot standar.
"ZV-1 juga cocok digunakan dengan grip rekaman VCT-SGR1, menawarkan stabilisasi tambahan serta akses yang mudah pada tombol rekaman video dan kontrol zoom," katanya lagi.
Fitur Video Mumpuni di Kelasnya
Meskipun memiliki bentuk yang kecil, kamera ini memiliki berbagai kemampuan pembuatan film dalam level pro:
- Perekaman film 4K dengan full pixel readout tanpa pixel binning pada codec XAVC S™ dengan kecepatan bit tinggi.
- Input mikrofon standar industri 3.5mm.
- Hybrid Log-Gamma (HDR)/S-Gamut3.Cine/S-Log3, S-Gamut3/S-Log3.
- Perekaman interval untuk video time-lapse yang menakjubkan.
- Rekaman Slow Motion super hingga 960fps.
- Kompatibel dengan ‘Movie Edit add-on’ dari aplikasi seluler “Imaging Edge™” untuk stabilisasi gambar saat mengedit kemampuan Highlight untuk mengedit aspek rasio untuk IG dan lainnya.
Namun Sony Indonesia belum memberikan bocoran kapan kamera digital ZV-1 besutannya menyambangi konsumen di Tanah Air. Perusahaan hanya menyatakan kamera pesain ponsel kamera itu akan dirilis tahun ini juga.
(iqb)
Lihat Juga :