Belajar dari Varian Delta, India Produksi Vaksin Asam Deoksiribonukleat

Senin, 23 Agustus 2021 - 00:17 WIB
loading...
Belajar dari Varian...
Vaksin Asam Deoksiribonukleat. FOTO/ IST
A A A
NEW DELHI - Sempat hancur-hancuran ketika Mutasi COVID-19 melaahirkan Varian Delta, Regulator obat India akhirnya menyetujui vaksin asam deoksiribonukleat (DNA) pertama di dunia, ZyCoV-D untuk memerangi infeksi Covid-19 di negara tersebut.

Seperti dilansir dari BBC, Vaksin ini dikembangkan untuk digunakan selama keadaan darurat yang memerlukan suntikan tiga dosis untuk mencegah penyakit simtomatik berdasarkan studi sementara oleh pembuat vaksin, Cadila Healthcare. BACA JUGA - Astronot NASA Sedih Lihat Kekacauan di Bumi dari Stasiun Luar Angkasa

Perusahaan berencana untuk memproduksi sebanyak 120 juta dosis vaksin setiap tahun.

Vaksin DNA sebelumnya telah terbukti efektif pada hewan, namun tidak pada manusia.

Perusahaan juga telah melakukan uji klinis terbesar dari vaksin India yang melibatkan 28.000 sukarelawan di lebih dari 50 negara.

Perusahaan mengatakan ini juga pertama kalinya vaksin Covid-19 diuji pada remaja di India yang melibatkan 1.000 orang berusia 12 hingga 18 tahun.

Suntikan vaksin disertifikasi 'aman dan responsif' untuk kelompok usia tersebut.

India sejauh ini telah memberikan suntikan vaksin kepada 13 persen orang dewasa dan 47 persen individu telah menerima setidaknya satu dosis sejak Januari lalu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Universitas India Dikecam...
Universitas India Dikecam Karena Mengklaim Anjing Robot Buatan China
Google Siap Bangun Pusat...
Google Siap Bangun Pusat AI Terbesar di Luar AS di India
India Minta Penggunaan...
India Minta Penggunaan Aplikasi Buatan Lokal Diperbanyak
Hantu TikTok Muncul...
Hantu TikTok Muncul di India, Beri Harapan Palsu Jutaan Orang Sebelum Kembali Lenyap
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rekomendasi
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Infografis
Kombinasi Vaksin Jadi...
Kombinasi Vaksin Jadi Stra­tegi Melawan Varian Baru Korona
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved