Riset Brown University: Bayi Kelahiran era Pandemi COVID-19 Ber-IQ Rendah
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Menurut peneliti utama, Dr. Sean Deoni, faktor utama yang menyebabkan penurunan kinerja perkembangan anak dalam penelitian ini adalah stres yang dihadapi orang tua saat bekerja dari rumah.
Selain itu, penggunaan masker wajah juga mempengaruhi perkembangan bayi karena tidak bisa belajar dari ekspresi wajah.
"Kekhawatiran atas infeksi dan kehilangan pekerjaan telah menambah stres bagi orang tua, sedangkan bagi mereka yang bekerja dari rumah, mereka menghadapi tantangan untuk bekerja dan merawat anak-anak," katanya.
Tambah Deoni, saat orang tua stres, interaksi dengan anak akan berkurang secara signifikan.
“Meskipun penurunan IQ pada tahap awal tidak akan menjamin bahwa anak tersebut akan kurang cerdas di masa depan, namun kemampuan untuk memperbaiki keadaan menjadi semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia anak,” ujarnya.
Selain itu, penggunaan masker wajah juga mempengaruhi perkembangan bayi karena tidak bisa belajar dari ekspresi wajah.
"Kekhawatiran atas infeksi dan kehilangan pekerjaan telah menambah stres bagi orang tua, sedangkan bagi mereka yang bekerja dari rumah, mereka menghadapi tantangan untuk bekerja dan merawat anak-anak," katanya.
Tambah Deoni, saat orang tua stres, interaksi dengan anak akan berkurang secara signifikan.
“Meskipun penurunan IQ pada tahap awal tidak akan menjamin bahwa anak tersebut akan kurang cerdas di masa depan, namun kemampuan untuk memperbaiki keadaan menjadi semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia anak,” ujarnya.
(wbs)
Lihat Juga :