Jangan Gabungkan Email Kantor untuk Hal Pribadi, Ini Alasannya

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 21:20 WIB
loading...
Jangan Gabungkan Email...
Ada banyak risiko dari menggunakan email kantor untuk kepentingan pribadi, termasuk soal keamanan data pribadi karyawan. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Banyak orang memahami bahwa menggunakan akun email pribadi untuk korespondensi bisnis tidak dianjurkan.

Namun, sebaliknya, mereka menganggap menggunakan email kantor untuk mendaftar di jejaring sosial, layanan online, dan hal pribadi lainnya adalah sesuatu hal yang diperbolehkan.

BACA JUGA: Alasan Gen Z Harus Melirik Duo Redmi Note 10S dan Redmi Note 10 5G

Padahal, menurut Roman Dedenok selaku Pakar Keamanan di Kaspersky, terdapat banyak risiko dari menggunakan email kantor untuk kepentingan pribadi, termasuk soal keamanan data pribadi karyawan.

Dikutip dari keterangan resmi Kaspersky, berikut ini alasan mengapa menggunakan email pekerjaan untuk hal pribadi adalah sebuah kesalahan.

1.Membuat upaya profiling lebih mudah

Sebelum mengirim email penipuan ke karyawan tertentu, para pelaku kejahatan siber akan mengumpulkan informasi secara online, menggunakan alat tertentu untuk mempelajari alamat email mana yang digunakan seseorang di jejaring sosial, platform online, dan sebagainya.

Menggunakan email perusahaan untuk tujuan pribadi akan membuat para pelaku kejahatan siber lebih mudah dalam menemukan potret sosial Anda, sehingga membuat diri lebih rentan terhadap penipuan pada tahap pertama serangan yang menargetkan perusahaan.

2. Memberikan celah untuk melakukan spear-phishing

Para pelaku kejahatan siber memilih trik yang menurut mereka paling baik untuk menjerat korbannya.

Jika para pelaku kejahatan siber mengetahui bahwa korbannya telah menggunakan alamat email perusahaan untuk mendaftar di platform lain, mereka menganggap kemungkinan besar Anda akan tertipu oleh email phishing.

Mereka dengan mudahnya membuat pesan palsu yang menyamar sebagai pemberitahuan sah dari layanan tempat Anda mendaftarkan diri.

3. Lebih banyak kemungkinan terjadinya phishing dan malware massal di kotak masuk

Ketika terkait hal keamanan data pelanggan, tidak semua sumber daya online bersifat sama. Kebocoran basis data sangat populer di kalangan spammer massal, dimana mereka hanya membeli daftar alamat email untuk dibanjiri tautan berbahaya atau pesan phishing.

Sehingga, semakin banyak sumber daya yang Anda tautkan ke akun email perusahaan, semakin banyak potensi ancaman yang akan memasuki email Anda.

4.Kesulitan membedakan pesan pribadi dan pekerjaan

Berbicara volume pesan di kotak masuk Anda, jumlah berlebihan dapat menyebabkan masalah baru. Dengan volume pesan di email yang sangat penuh dan tercampur antara email pribadi dan pekerjaan, item berbahaya menjadi lebih sulit dikenali.

Semakin banyak email pribadi yang Anda baca selama jam kerja, semakin besar kemungkinan Anda secara tidak sengaja mengklik lampiran berbahaya atau mengikuti tautan phishing.

BACA JUGA: Review Galaxy M32, Smartphone Samsung yang Serba Pas di 2021

Meskipun Anda tidak menggunakan email kantor untuk urusan pribadi, tetap penting untuk menerapkan upaya perlindungan diri dari spam dan phishing. Semakin banyak lapisan perlindungan, semakin baik.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Miris, Hampir Separuh...
Miris, Hampir Separuh Email yang Dikirim di 2025 Ternyata Racun Digital
8,4 Miliar Lebih Akun...
8,4 Miliar Lebih Akun Email Pengguna Dijual
Demi Gengsi, Yahoo Siap...
Demi Gengsi, Yahoo Siap Jual AOL ke Bending Spoons
Gmail Sangkal Data Penggunanya...
Gmail Sangkal Data Penggunanya Mendapat Serangan Siber
2,5 Miliar Lebih Data...
2,5 Miliar Lebih Data Pengguna Gmail Terancam Bocor
Polisi Tangkap Pengirim...
Polisi Tangkap Pengirim Email Teror Bom ke 10 Sekolah di Depok
PLN Icon Plus Tawarkan...
PLN Icon Plus Tawarkan Layanan Email Terintegrasi untuk Korporasi dan Pemerintahan
Makna di Balik Alamat...
Makna di Balik Alamat Email Rahasia Pangeran Harry, Gunakan Nama yang Memalukan
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved