Laporan Ilmiah Berisi Modifikasi Virus Corona Laboratorium Wuhan
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan April, badan intelijen AS mengatakan setuju dengan konsensus ilmiah bahwa virus itu bukan buatan manusia atau dimodifikasi secara genetik.
Presiden AS Joe Biden pada bulan Mei memerintahkan badan-badan intelijen AS untuk mempercepat pencarian mereka tentang asal-usul virus dan melaporkan kembali dalam 90 hari.
Seorang sumber yang mengetahui penilaian intelijen AS saat ini mengatakan komunitas intelijen AS belum mencapai kesimpulan apa pun apakah virus itu berasal dari hewan atau WIV.
Lin Xiaoxu, mantan peneliti virologi di U.S. Army Research Institute mengatakan : “Basis data virus berisi sampel dan pengurutan gen lainnya. Sumber daya ini tentu saja sangat berharga. hanya menggunakan data untuk diserang sebagai alasan segalanya dilakukan offline, dan sudah lebih dari satu setengah tahun dan belum pulih. Itu berarti tidak sesederhana itu. “
Laporan itu juga mengungkapkan bahwa Institut Virologi Wuhan, pada Juli 2019, meminta anggaran sebesar 1,5 juta dolar AS untuk mengubah sistem pengolahan limbah yang diluncurkan kurang dari dua tahun lalu, menunjukkan bahwa sistem ini mungkin perlu diperbaiki sebelum virus mewabah.
Presiden AS Joe Biden pada bulan Mei memerintahkan badan-badan intelijen AS untuk mempercepat pencarian mereka tentang asal-usul virus dan melaporkan kembali dalam 90 hari.
Seorang sumber yang mengetahui penilaian intelijen AS saat ini mengatakan komunitas intelijen AS belum mencapai kesimpulan apa pun apakah virus itu berasal dari hewan atau WIV.
Lin Xiaoxu, mantan peneliti virologi di U.S. Army Research Institute mengatakan : “Basis data virus berisi sampel dan pengurutan gen lainnya. Sumber daya ini tentu saja sangat berharga. hanya menggunakan data untuk diserang sebagai alasan segalanya dilakukan offline, dan sudah lebih dari satu setengah tahun dan belum pulih. Itu berarti tidak sesederhana itu. “
Laporan itu juga mengungkapkan bahwa Institut Virologi Wuhan, pada Juli 2019, meminta anggaran sebesar 1,5 juta dolar AS untuk mengubah sistem pengolahan limbah yang diluncurkan kurang dari dua tahun lalu, menunjukkan bahwa sistem ini mungkin perlu diperbaiki sebelum virus mewabah.
(wbs)
Lihat Juga :