Pandemi Mendorong Popularitas Data Center

Selasa, 03 Agustus 2021 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Di Indonesia, pasar data center diperkirakan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sekitar 6% antara tahun 2020 – 2026 dan meraih lebih dari USD13 miliar dalam waktu lima tahun. Sementara di tingkat global, tujuh dari sepuluh profesional data center yang disurvei oleh Turner & Townsend memandang sektor data center mampu bertahan saat resesi di 2021, naik dari 50% di tahun sebelumnya. Bahkan banyak (85%) yang setuju bahwa permintaan pembangunan data center di 2021 akan meningkat.

Seperti tahun sebelumnya, data center akan kembali memiliki peran penting namun sebagian besar adalah peran di balik layar untuk membantu pemerintah dan penyedia layanan kesehatan dengan banyaknya negara memasuki fase manajemen pandemi berikutnya. Kesuksesan kampanye vaksin nasional dan kembali dibukanya sekolah serta kantor akan membutuhkan jumlah data yang sangat besar untuk dikumpulkan secara akurat, tersimpan aman, dan kemudian dianalisa secara real-time. Didukung oleh data center, teknologi seperti AI, machine learning, IoT dan analisis data akan berperan saat pemerintah terus memprediksi penyebaran coronavirus mengelola pengujian dan mendistribusikan serta memantau pengiriman vaksin.

Dengan peningkatan permintaan akan data center, sangat penting bagi kawasan Asia Pasifik untuk memperhatikan pertumbuhan data center. Faktor penting dalam mewujudkan banyaknya ambisi ekonomi digital adalah kemampuan untuk menyeimbangkan prioritas keberlanjutan dan lingkungan secara efektif selagi mengembangkan tenaga ahli di bidang engineering untuk mendukung pertumbuhan infrastruktur tersebut.

Menyeimbangkan keberlanjutan imperatif di tengah pertumbuhan digitalisasi

Keberlanjutan kini menjadi agenda penting bagi banyak bisnis dan pemerintah, dan banyak yang telah mulai mengambil langkah untuk menguji dampak dari tambisi ekonomi digital mereka saat menetapkan target luas untuk pemakaian energi terbarukan dan emisi karbon.

Tidak terkecuali di Indonesia, dengan rencana pencapaian 23% penggunaan energi terbarukan (EBT) pada 2025 dan 31% pada 2050. Nyatanya, laporan terbaru dari Eaton mengenai pengelolaan daya di Asia Pasifik menunjukkan bahwa bisnis di Indonesia memimpin dalam prioritas perluasan EBT dalam bauran energi mereka, di mana empat dari lima (83%) perusahaan menyebutkan peningkatan penggunaan EBT sebagai prioritas bisnis utama.

Walaupun menjanjikan, minat bisnis di Indonesia terhadap transisi energi menunjukkan bertambahnya kerumitan dalam menyempurnakan kesimbangan antara penerapan transformasi digital dan memajukan tujuan keberlanjutan.

Data center terkenal memiliki kebutuhan energi yang sangat tinggi. Konsumsi energi untuk data center diperkirakan mencapai 3,2% dari total emisi karbon secara global dalam empat tahun, mengkonsumsi sekitar seperlima listrik dunia. Hal tersebut mendesak beberapa pemerintah untuk menerapkan moratorium pada data center baru dan bekerja sama dengan sektor swasta untuk berinvestasi dalam penelitian mengenai teknologi baru yang membantu mengurangi dampak lingkungan untuk mencegah “data centre sprawl” dan melonjaknya biaya energi.

Di tengah-tengah tantangan tersebut, hikmahnya adalah teknologi menjadi bagian dari solusi. Kemajuan dalam teknologi seperti komputasi cloud, perangkat pengelolaan infrastruktur data center, hardware sistem daya tanpa gangguan dan software virtualisai telah memungkinkan data center menjadi lebih hemat energi walaupun mereka tumbuh dalam daya komputasi. Bahkan, studi tahun 2020 menunjukkan jumlah energi yang dikonsumsi oleh data center di dunia hanya tumbuh 6% antara 2010 dan 2018, sementara daya komputasi keseluruhan tumbuh 550% di periode yang sama. Dengan semakin banyaknya kolaborasi pemerintah dengan bisnis untuk mendorong pengembangan dan pemakaian teknologi, kita akan melihat infrastruktur data yang tidak hanya berbiaya lebih rendah tapi juga lebih bersih, lebih ringkas, dan dengan jejak karbon yang jauh lebih sedikit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data Center Canggih...
Data Center Canggih Amazon di Emirat Lumpuh Dihantam Benda Misterius, Apa Dampaknya?
Dari Jakarta hingga...
Dari Jakarta hingga Silicon Valley: Lima Tren Teknologi 2026 yang Akan Mengubah Cara Kita Hidup dan Bekerja
China Tuntaskan Pembangunan...
China Tuntaskan Pembangunan Pusat Data Bawah Laut Shanghai
NeutraDC Perkuat Bisnis...
NeutraDC Perkuat Bisnis Data Center, Sambut Pertumbuhan AI yang Luar Biasa
NeutraDC Nxera Batam...
NeutraDC Nxera Batam dan Medco Power Hadirkan Energi Ramah Lingkungan untuk Data Center AI
Microsoft Disebut Menunda...
Microsoft Disebut Menunda Pembangunan Data Center Secara Global, Jakarta Ikut Terdampak?
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Rekomendasi
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
Infografis
Ternyata Keamanan Data...
Ternyata Keamanan Data Indonesia Pakai Windows Defender
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved