Gagal Terapkan Enkripsi, Pakar Minta Pengguna Tinggalkan Facebook Messenger

Kamis, 22 Juli 2021 - 12:02 WIB
loading...
Gagal Terapkan Enkripsi,...
Ilustrasi Facebook. FOTO/ Ist
A A A
MENLO PARK - Pengguna ponsel khususnya Android diperingatkan untuk menghindari Facebook Messenger setelah pembauran keamanan yang tertunda.

Layanan ini mendapat kecaman karena gagal menggunakan enkripsi ujung ke ujung seperti yang ada di layanan WhatsApp. Hal ini dilaporkan membahayakan privasi dan konten pengguna. BACA JUGA - WHO Berharap Delta Akan Dilemahkan Varian Terbaru Covid-19

Pembaruan yang tertunda terkait dengan kekhawatiran bahwa enkripsi pada Messenger akan menyebabkan eksploitasi anak yang tidak diperhatikan.

Enkripsi sendiri berarti tidak seorang pun, bahkan Facebook , yang dapat membaca pesan antara pengirim dan penerima.

Pakar keamanan siber Zac Doffman menyerukan agar para pengguna Messenger yang harus mengalihkan obrolan pribadi mereka ke WhatsApp atau Signal, dan meninggalkan Messenger untuk komunikasi dan khusunya untuk anak-anak.

"Anda tentu tidak boleh menggunakannya sebagai platform perpesanan default jika Anda menggunakan Android," tulis Doffan di Forbes, dikutip dari laman Mirror, Kamis (22/7/2021).

Ia percaya bahwa tidak semua platform obrolan media sosial perlu dienkripsi, tapi enkripsi tersebut memiliki beberapa manfaat positif, termasuk melindungi anak-anak dari predator.

Sementara itu, Facebook Messenger mengatakan pihaknya sedang membangun langkah-langkah keamanan yang kuat yang dirancang untuk mencegah bahaya terjadi dan memberi orang kontrol untuk merespons.

"Bekerja sama juga memberi kami lebih banyak informasi untuk mengidentifikasi akun yang melecehkan dan memungkinkan kami untuk memperkenalkan fitur keamanan di balik layar seperti membatasi interaksi antara orang dewasa dan anak di bawah umur." ujar pihak Facebook.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Rekomendasi
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Berita Terkini
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Infografis
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved