Sang Pendiri Sebut Wikipedia Kini Tak Bisa Lagi Dipercaya

Rabu, 21 Juli 2021 - 15:16 WIB
loading...
Sang Pendiri Sebut Wikipedia...
Ilustrasi Wikipedia. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Wikipedia kini tidak lagi dapat dipercaya sebagai sumber informasi yang tidak bias. Ini dikatakan langsung oleh salah satu pendiri Wikipedia, Larry Sanger.

Padahal ia menciptakan Wikipedia dengan netralitas. Namun kini, menurut Sanger, Wikipedia sudah menjadi semacam situs propaganda. BACA JUGA - Disepelekan, 3 Vaksin Buatan Thailand Justru Mampu Redam Keganasan Delta

Larry menyebut para sukarelawan ensiklopedia online yang berhaluan kiri memotong berita apa pun yang tidak mereka sesuai dan diubah sesuai dengan kepentingan mereka.

Hal ini tentu berlawanan dengan nilai perusahaan yang ia bangun pada 2001 lalu itu.

Dia setuju bahwa penilaian tim sukarelawan yang condong ke Demokrat menghapus konten yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, termasuk informasi tentang skandal yang terkait dengan Presiden Joe Biden dan putranya, Hunter Biden.

"Artikel Biden, jika Anda melihatnya, sangat sedikit kekhawatiran yang dimiliki Partai Republik tentang dia," kata Sanger. dikutip dari Daily Mail, Rabu (21/7/2021).

“Jadi, jika Anda ingin memiliki sesuatu yang mirip dengan sudut pandang Partai Republik tentang Biden, Anda tidak akan mendapatkannya dari artikel tersebut." sambungnya.

Informasi yang ditemukan yang dapat pun sangat bias dan benar-benar dibuat untuk pembelaan saja.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Wikipedia Resmi Melarang...
Wikipedia Resmi Melarang Penggunaan AI untuk Menulis Artikel
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Rekomendasi
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Berita Terkini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved