Pengembang PUBG Akuisisi 20% Saham Perusahaan Game Asal Jepang

Rabu, 27 Mei 2020 - 20:54 WIB
loading...
Pengembang PUBG Akuisisi...
Ilustrasi permainan game. FOTO/ Ist
A A A
SHENZHEN - Pengembang PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), Tencent, resmi akuisisi 20% saham perusahaan game asal Jepang, Marvelous, dengan dana CNY7 miliar atau sekitar Rp14,5 triliun.

Marvelous merupakan pengembang game lintas platform, seperti Doraemon: Story of Season dan Daemon X Machina yang ada di konsol Nintendo Switch, serta Harvest Moon: Friends of Mineral Town di PlayStation 4. BACA JUGA : Suzuki Siapkan Penantang Yamaha XSR155 dan Honda CB150R Exmotion?

Mengutip dari Bloomberg, Rabu (27/5/2020), dana yang dikucurkan oleh Tencent akan digunakan Marvelous untuk pengembangkan proyek-proyek baru dalam tiga tahun ke depan. Kabarnya, sekuel dari Doraemon dan Daemon X Machina masuk ke dalam proyek tersebut. . Baca Juga : Honda Rencanakan Bunuh Civic dan 2 Model Lain Agustus 2020

Marvelous berharap suntikan dana ini memberikan napas baru bagi perusahaan di tengah pandemi COVID-19. Sebelumnya, Tencent juga melebarkan sayapnya melalui jalinan kerja sama dengan Epic Games dan Blue Hole.

Tancent diketahui sedang aktif berinvestasi. Menurut analis dari Ace Research Institute, Hideki Yasuda, investasi yang dilakukan Tencent lantaran perusahaan ingin fokus ke konsol game, setelah cukup sukses dalam mengembangkan game ponsel.

“Tencent berinvestasi kemungkinan besar untuk belajar cara mengembangkan game konsol dari perusahaan Jepang,” kata Yasuda.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Liga Berbasis Tim Jadi...
Liga Berbasis Tim Jadi Langkah Awal Penguatan Ekosistem Roblox
7 Alasan Kenapa Top...
7 Alasan Kenapa Top Up Game Official Mobile Legends Lebih Aman
Akun Roblox Anak di...
Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Penerapan Rating IGRS...
Penerapan Rating IGRS Ditunda Sementara, Komdigi: Masih Tunggu Hasil Investigasi
Dilarang Main Gim Daring,...
Dilarang Main Gim Daring, 3 Anak Bunuh Diri Bersama-sama
Rekomendasi
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved