Vtube 3.0 Hadir dengan Berbagai Added Value di Tengah Pandemi
Kamis, 15 Juli 2021 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Abdullah Fatoni, seorang pelaku UMKM asal Malang, Jawa Timur yang berbisnis minuman herbal berupa wedang uwuh, menceritakan pengalamannya beriklan di Vtube 3.0.
“Saya pasang iklan melalui VTube 3.0 pada 11 Juli 2021. Saat itu mendaftar untuk paket iklan basic. Setelah sehari pasang iklan, memang respons cukup banyak dan signifikan. Banyak chat masuk untuk tanya-tanya, ada juga yang konfirmasi betul tidaknya, dll. Untuk penjualan alhamdulillah bertambah sudah tiga orderan yang selesai. Saya yakin potensinya masih sangat besar karena beberapa ada yang mau beli cuma keberatan di ongkos kirim. Meskipun begitu Vtube memudahkan saya untuk menjangkau customer yang di luar kota saya, karena saya kan
usahanya di Malang,” tutur Fatoni
Selain ruang untuk beriklan, keseriusan Vtube dalam mendukung UMKM juga dibuktikan melalui rencana program pembinaan digital dan pajak untuk UMKM. Melalui program ini, PT FVT akan membina teman-teman pelaku UMKM untuk mengelola bisnisnya lewat serangkaian pelatihan seperti edukasi cara beriklan, workshop mengenai perpajakan, dan lain-lain. Untuk kelancaran program, pihak PT FVT rencananya akan bekerja sama dengan
kementerian terkait yang salah satunya adalah Kementerian Koperasi dan UKM.
“Kami menyambut niat baik dari Vtube untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia terutama dari sisi marketing dan bisnisnya, baik itu melalui kemudahan untuk beriklan di aplikasi Vtube 3.0 maupun melalui program-program yang Vtube proyeksikan. Semoga PT FVT bisa terus menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM ke depan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Indonesia,” kata Eddy Satriya, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM.
Berdasarkan survei Bank Indonesia yang dipaparkan melalui seminar daring “Memulihkan Ekonomi dengan Menyelamatkan UMKM dari Krisis, Efektif?” yang digelar pada Jumat (19/3/2021), menyebutkan sebanyak 87,5 persen UMKM terdampak pandemi Covid-19. Dari jumlah ini, sekitar 93,2 persen di antaranya terdampak negatif di sisi penjualan.
“Saya pasang iklan melalui VTube 3.0 pada 11 Juli 2021. Saat itu mendaftar untuk paket iklan basic. Setelah sehari pasang iklan, memang respons cukup banyak dan signifikan. Banyak chat masuk untuk tanya-tanya, ada juga yang konfirmasi betul tidaknya, dll. Untuk penjualan alhamdulillah bertambah sudah tiga orderan yang selesai. Saya yakin potensinya masih sangat besar karena beberapa ada yang mau beli cuma keberatan di ongkos kirim. Meskipun begitu Vtube memudahkan saya untuk menjangkau customer yang di luar kota saya, karena saya kan
usahanya di Malang,” tutur Fatoni
Selain ruang untuk beriklan, keseriusan Vtube dalam mendukung UMKM juga dibuktikan melalui rencana program pembinaan digital dan pajak untuk UMKM. Melalui program ini, PT FVT akan membina teman-teman pelaku UMKM untuk mengelola bisnisnya lewat serangkaian pelatihan seperti edukasi cara beriklan, workshop mengenai perpajakan, dan lain-lain. Untuk kelancaran program, pihak PT FVT rencananya akan bekerja sama dengan
kementerian terkait yang salah satunya adalah Kementerian Koperasi dan UKM.
“Kami menyambut niat baik dari Vtube untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia terutama dari sisi marketing dan bisnisnya, baik itu melalui kemudahan untuk beriklan di aplikasi Vtube 3.0 maupun melalui program-program yang Vtube proyeksikan. Semoga PT FVT bisa terus menjalin kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM ke depan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM di Indonesia,” kata Eddy Satriya, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM.
Berdasarkan survei Bank Indonesia yang dipaparkan melalui seminar daring “Memulihkan Ekonomi dengan Menyelamatkan UMKM dari Krisis, Efektif?” yang digelar pada Jumat (19/3/2021), menyebutkan sebanyak 87,5 persen UMKM terdampak pandemi Covid-19. Dari jumlah ini, sekitar 93,2 persen di antaranya terdampak negatif di sisi penjualan.
Lihat Juga :