Dapat suntikan Dana Rp58 Miliar, Gredu Ingin Digitalisasi Pendidikan di Indonesia
Rabu, 14 Juli 2021 - 23:05 WIB
loading...
Saat ini Gredu bekerja sama dengan lebih dari 400 sekolah, dengan jumlah pengguna lebih dari 400.000, dan terus bertambah. Foto: dok Gredu
A
A
A
JAKARTA - Perusahan rintisan bidang pendidikan (EduTech) mengumumkan penutupan putaran pendanaan Seri A senilai USD4 juta atau Rp58 miliar. Putaran ini dipimpin oleh Intudo Ventures, dengan partisipasi dari investor sebelumnya yaitu Vertex Ventures.
Co-Founder dan CEO Gredu Rizky Anies mengatakan, Gredu akan menggunakan pembiayaan tersebut untuk berekspansi ke luar wilayah Jabodetabek. Khususnya kota-kota besar yang ada di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Dibanderol Rp18 Juta, Ini Fitur Unik Lenovo Yoga Slim 7i Pro
Pendanaan tersebut juga digunakan untuk mengakselerasi pengembangan produk yang dapat dipersonalisasi guna memenuhi kebutuhan para pendidik dan tim administrasi sekolah. Juga, perekrutan talenta baru di semua fungsi demi mendukung digitalisasi sektor pendidikan Indonesia.
“Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Dengan pendanaan kali ini, kami ingin lebih meningkatkan produk dan jangkauan, mengurangi gesekan dan memudahkan proses digitalisasi dengan menawarkan solusi yang intuitif dan menarik, Sehingga digitalisasi dalam kegiatan persekolahan dapat dilakukan dengan benar dan efektif bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Rizky.
Co-Founder dan CEO Gredu Rizky Anies mengatakan, Gredu akan menggunakan pembiayaan tersebut untuk berekspansi ke luar wilayah Jabodetabek. Khususnya kota-kota besar yang ada di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Dibanderol Rp18 Juta, Ini Fitur Unik Lenovo Yoga Slim 7i Pro
Pendanaan tersebut juga digunakan untuk mengakselerasi pengembangan produk yang dapat dipersonalisasi guna memenuhi kebutuhan para pendidik dan tim administrasi sekolah. Juga, perekrutan talenta baru di semua fungsi demi mendukung digitalisasi sektor pendidikan Indonesia.
“Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan bagi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Dengan pendanaan kali ini, kami ingin lebih meningkatkan produk dan jangkauan, mengurangi gesekan dan memudahkan proses digitalisasi dengan menawarkan solusi yang intuitif dan menarik, Sehingga digitalisasi dalam kegiatan persekolahan dapat dilakukan dengan benar dan efektif bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Rizky.
Lihat Juga :