Area Es Terakhir di Kutub Utara Terus Mencair
Senin, 05 Juli 2021 - 00:04 WIB
loading...
A
A
A
Kondisi ini mengisyaratkan bahwa pemanasan global, sebagai dampak dari perubahan iklim, dapat mengancam kawasan lebih dari yang diperkirakan model iklim sebelumnya.
Saat perubahan iklim mencairkan wilayah lain di Kutub Utara, hal itu dapat menimbulkan masalah bagi hewan yang bergantung pada es untuk berkembang biak, berburu, dan mencari makan.
"Area Es Terakhir telah dianggap sebagai tempat perlindungan bagi spesies yang bergantung pada es di masa depan," kata penulis studi Kristin Laidre, peneliti utama di Pusat Sains Kutub dan asisten profesor di Fakultas Ilmu Perairan dan Perikanan Universitas Washington (UW), dikutip dari Live Science, Minggu (4/7/2021).
Wilayah Last Ice Area membentang lebih dari 2.000 km, membentang dari pantai utara Greenland ke bagian barat Kepulauan Arktik Kanada.
Di wilayah tersebut, es laut Arktik biasanya berusia setidaknya 5 tahun, dengan ketebalan lapisan es sekitar 13 kaki atau sekitar 4 meter.
Saat perubahan iklim mencairkan wilayah lain di Kutub Utara, hal itu dapat menimbulkan masalah bagi hewan yang bergantung pada es untuk berkembang biak, berburu, dan mencari makan.
"Area Es Terakhir telah dianggap sebagai tempat perlindungan bagi spesies yang bergantung pada es di masa depan," kata penulis studi Kristin Laidre, peneliti utama di Pusat Sains Kutub dan asisten profesor di Fakultas Ilmu Perairan dan Perikanan Universitas Washington (UW), dikutip dari Live Science, Minggu (4/7/2021).
Wilayah Last Ice Area membentang lebih dari 2.000 km, membentang dari pantai utara Greenland ke bagian barat Kepulauan Arktik Kanada.
Di wilayah tersebut, es laut Arktik biasanya berusia setidaknya 5 tahun, dengan ketebalan lapisan es sekitar 13 kaki atau sekitar 4 meter.
(wbs)
Lihat Juga :