Riset Baru Temukan Gunung Berapi Terbesar

Senin, 25 Mei 2020 - 18:07 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan analisis kimia batuan dari Pūhāhonu, tim menemukan bahwa gunung berapi pernah menjadi sumber magma terpanas yang dikenal dalam 66 juta tahun terakhir.

"Telah diusulkan bahwa hotspot yang menghasilkan rantai gunung berapi seperti Hawaii mengalami pendinginan progresif lebih dari 1-2 juta tahun dan kemudian mati, Namun, kami telah belajar dari penelitian ini bahwa hotspot dapat mengalami denyut nadi produksi meleleh. Sebuah pulsa kecil menciptakan gugus Midway dari gunung berapi yang sekarang telah punah dan lainnya, yang lebih besar menciptakan Pūhāhonu. Ini akan menulis ulang buku teks tentang bagaimana bulu mantel bekerja" kata pemimpin penelitian Michael Garcia.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Earth and Planetary Science Letters. Sebelumnya, pada tahun 2018 lalu, Gunung Kilauea Hawaii meletus memuntahkan lavanya dan menghancurkan beberapa rumah. Selain itu, letusan Gunung Kilauea ini juga disertai dengan gempa dan asap yang beracun.

Tetapi alam memiliki cara lain untuk menyeimbangkan kerusakan dan kehancuran yang terjadi dengan sebuah penciptaan yang luar biasa. Letusan Kilauea memiliki menciptakan sesuatu yang tak terduga di sepanjang garis pantai di Pohoiki yang juga dikenal dengan Isaac Hale Park. Lumpur dari magma gunung berapi itu telah membentuk pasir hitam di tepian pantai dengan warna gelap yang mencolok.

Pantai berpasir hitam sebenarnya dapat ditemui di mana saja dan ini biasanya terbentuk karena banyaknya batuan vulkanik yang gelap. Ada banyak pantai-pantai berpasir hitam di seluruh dunia, tetapi Hawaii sangat kaya dengan beberapa pantai berpasir hitam salah satunya di Maui, Hawaii.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,7 Km dari Puncak, Status Siaga!
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
BNPB Pulihkan Akses...
BNPB Pulihkan Akses Air Bersih di Merapi dengan Pipanisasi Sepanjang 30 Km
Rekomendasi
Pengumuman Seleksi Ujian...
Pengumuman Seleksi Ujian Mandiri Undip 2026, Cek Kelulusan di Link Ini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Doa Agar Allah Menutupi...
Doa Agar Allah Menutupi Aib Kita, Lengkap Arab, Latin, Artinya, dan Hadis Nabi
Berita Terkini
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved