Survei Aplikasi Antar Pesan Makanan yang Paling Banyak Dipilih Gen Z
Senin, 07 Juni 2021 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Sebanyak 50% responden mengatakan mereka telah menggunakan layanan pengiriman makanan online. Alasan mereka menggunakan layanan ini antara lain praktis, tidak sempat memasak, dan bosan dengan makanan rumahan.
“Menariknya, survei menemukan bahwa 44% pengguna pengantaran makanan Gen Z adalah pengguna baru yang baru mulai menggunakan layanan ini selama pandemi, dan 90% dari mereka menyatakan bahwa mereka ingin untuk terus menggunakan layanan pengiriman makanan setelah pandemi,” kata Stevanny Limuria, head of research KIC, saat peluncuran hasil riset ini di Jakarta beberapa waktu lalu.
Responden yang memilih GrabFood sebagai penyedia layanan pesan-antar pilihan mereka menyatakan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi sebagai salah satu alasan utama. Faktor lain yang dipertimbangkan adalah metode pembayaran dan jenis pilihan makanan.
“Survei ini menyorot pola konsumsi layanan digital di kalangan Generasi Z. Kami fokus pada mereka karena mereka lahir dan besar di tengah era teknologi yang berkembang pesat, dengan lahirnya media sosial dan internet. Selain mewakili sebagian besar penduduk Indonesia, mereka juga memiliki daya beli yang cukup tinggi,” lanjut Stevanny menjelaskan latar belakang penelitian ini.
Johan, mahasiswa tingkat akhir perguruan swasta mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar di rumah mendorongnya untuk lebih menggunakan layanan pemesanan makanan online. “Pilihan makanannya banyak, biasanya kalau orang rumah malas masak, kami pesan lewat GrabFood,”
“Menariknya, survei menemukan bahwa 44% pengguna pengantaran makanan Gen Z adalah pengguna baru yang baru mulai menggunakan layanan ini selama pandemi, dan 90% dari mereka menyatakan bahwa mereka ingin untuk terus menggunakan layanan pengiriman makanan setelah pandemi,” kata Stevanny Limuria, head of research KIC, saat peluncuran hasil riset ini di Jakarta beberapa waktu lalu.
Responden yang memilih GrabFood sebagai penyedia layanan pesan-antar pilihan mereka menyatakan bahwa kemudahan penggunaan aplikasi sebagai salah satu alasan utama. Faktor lain yang dipertimbangkan adalah metode pembayaran dan jenis pilihan makanan.
“Survei ini menyorot pola konsumsi layanan digital di kalangan Generasi Z. Kami fokus pada mereka karena mereka lahir dan besar di tengah era teknologi yang berkembang pesat, dengan lahirnya media sosial dan internet. Selain mewakili sebagian besar penduduk Indonesia, mereka juga memiliki daya beli yang cukup tinggi,” lanjut Stevanny menjelaskan latar belakang penelitian ini.
Johan, mahasiswa tingkat akhir perguruan swasta mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar di rumah mendorongnya untuk lebih menggunakan layanan pemesanan makanan online. “Pilihan makanannya banyak, biasanya kalau orang rumah malas masak, kami pesan lewat GrabFood,”
Lihat Juga :