Gawat, Dunia Beresiko Mencapai Perubahan Iklim yang Lebih Cepat
Kamis, 27 Mei 2021 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
"Perjanjian Paris mengacu pada pemanasan global - yaitu, peningkatan suhu planet kita setelah kita memperlancar variasi tahun ke tahun," jelasnya.
BACA JUGA: Khawatir Covid-19, Karyawan Renault, Nissan, dan Hyundai Paksa Tutup Pabrik
Sebuah laporan penting oleh panel iklim PBB pada tahun 2018 menyoroti bagaimana dampak perubahan iklim menjadi jauh lebih parah ketika peningkatannya lebih besar dari 1,5 derajat celcius. Bahkan saat ini suhu dunia sedang dalam perjalanan pemanasan hingga 3 derajat celcius.
Sekretaris Jenderal WMO, Prof Petteri Taalas, mengatakan hasil penelitian baru itu adalah peringatan dunia agar seluruh negara perlu mempercepat komitmen untuk memangkas emisi gas rumah kaca dan mencapai netralitas karbon.
BACA JUGA: Khawatir Covid-19, Karyawan Renault, Nissan, dan Hyundai Paksa Tutup Pabrik
Sebuah laporan penting oleh panel iklim PBB pada tahun 2018 menyoroti bagaimana dampak perubahan iklim menjadi jauh lebih parah ketika peningkatannya lebih besar dari 1,5 derajat celcius. Bahkan saat ini suhu dunia sedang dalam perjalanan pemanasan hingga 3 derajat celcius.
Sekretaris Jenderal WMO, Prof Petteri Taalas, mengatakan hasil penelitian baru itu adalah peringatan dunia agar seluruh negara perlu mempercepat komitmen untuk memangkas emisi gas rumah kaca dan mencapai netralitas karbon.
(ysw)
Lihat Juga :