Atasi Krisis Air Bersih, Panglima Kodam Udayana Lakukan Ini
Sabtu, 22 Mei 2021 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Dari pembangunan yang dilakukan jajarannya, kata Maruli, di tahap pertama ini pompa dan pipa air sudah di pasang di 13 Kabupaten dan Kota. Saat ini pemasangan masih terus dikejar pihaknya agar 22 kabupaten dan kota yang ada di NTT, NTB hingga Bali, bisa dengan mudah mendapatkan air bersih. "Target kami Agustus besok semua pembangunan pompa dan pipa, rampung dikerjakan oleh prajurit yang kini terus berjuang untuk masyarakat," terangnya.
Maruli menambahkan, dalam membuat pompa dan pemasangan pipa itu, pihaknya bersama jajaran melakukannya sendiri. Dimana pompa yang ditempatkan di sebuah mata air, akan langsung dialirkan ke pipa hingga sampai ke rumah-rumah warga. "Biaya yang dikeluarkan pun cukup murah, untuk satu pompa itu hanya berkisar Rp17 juta. Dan semua uang itu didapat dari sumbangan-sumbangan yang didapat dari para donator selama ini," ungkapnya.
Dengan adanya pompa dan air bersih yang sudah mengalir dengan baik, lanjut Jenderal bintang dua ini, diharapkan kehidupan masyarakat bisa berubah. Warga tak lagi kekurangan minum dan gizi dan anak-anak tak lagi mengalami stunting. "Kami masih punya rencana lanjutan dimana nantinya air bisa mengalir ke perkebunan agar masyarakat bisa bercocok tanam dan tak ada lagi yang kekurangan gizi," tukasnya.
Maruli menambahkan, dalam membuat pompa dan pemasangan pipa itu, pihaknya bersama jajaran melakukannya sendiri. Dimana pompa yang ditempatkan di sebuah mata air, akan langsung dialirkan ke pipa hingga sampai ke rumah-rumah warga. "Biaya yang dikeluarkan pun cukup murah, untuk satu pompa itu hanya berkisar Rp17 juta. Dan semua uang itu didapat dari sumbangan-sumbangan yang didapat dari para donator selama ini," ungkapnya.
Dengan adanya pompa dan air bersih yang sudah mengalir dengan baik, lanjut Jenderal bintang dua ini, diharapkan kehidupan masyarakat bisa berubah. Warga tak lagi kekurangan minum dan gizi dan anak-anak tak lagi mengalami stunting. "Kami masih punya rencana lanjutan dimana nantinya air bisa mengalir ke perkebunan agar masyarakat bisa bercocok tanam dan tak ada lagi yang kekurangan gizi," tukasnya.
(wbs)
Lihat Juga :