Google Kembangkan Tool yang Bisa Mengidentifikasi Kesehatan Kulit

Rabu, 19 Mei 2021 - 05:06 WIB
loading...
Google Kembangkan Tool...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Baru-baru ini Google mendemonstrasikan sebuah Tool yang bisa membantu Anda mengidentifikasi kesehatan kulit, rambut, atau kuku. Google berharap bisa melakukan uji coba pada akhir tahun ini.

Untuk mengetahui kesehatan kulit, Anda dapat menggunakan kamera ponsel untuk mengambil tiga gambar dari area masalah - misalnya, ruam di lengan. Mereka tool akan menjawab serangkaian pertanyaan tentang jenis kulit dan gejala lainnya.

BACA: Google Maps Akan Tunjukan Rute yang Hemat Bensin

Kemudian tool tersebut memberikan daftar kemungkinan kondisi dari rangkaian 288 yang dilatih untuk dikenali. Ini tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis masalah, kata perusahaan itu dalam sebuah entri blog.

" Google memutuskan untuk mengatasi kondisi kesehatan kulit menggunakan kecerdasan buatan karena prevalensinya," kata Karen DeSalvo, kepala petugas kesehatan di Google Health.

“Orang-orang datang ke Google untuk bertanya tentang kondisi kulit. Kami mendapatkan sekitar 10 miliar pertanyaan tentang kondisi kulit setiap tahun,” katanya dalam wawancara dengan The Verge.

DeSalvo berharap tool ini dapat membantu orang mendapatkan informasi yang akurat tentang kondisi potensial, dengan cepat, tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam melakukan riset online sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
4 Tips Memilih Sunscreen...
4 Tips Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Perlindungan Maksimal
Rekomendasi
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved