OPPO No 1 di Indonesia, Samsung di Posisi 2, Vivo Nyungsep
Rabu, 12 Mei 2021 - 19:11 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Samsung yang memimpin pasar ponsel di dunia berada di peringkat kedua di Indonesia. Menurut Canalyst, market share Samsung berada di angka 19 persen.
![OPPO No 1 di Indonesia, Samsung di Posisi 2, Vivo Nyungsep]()
Sementara itu, Xiaomi dan realme masing-masing berada di posisi keempat dan kelima di kuartal pertama 2021. Xiaomi memiliki market share sebanyak 18% sedangkan realme adalah 12%.
Di skala global, Samsung sendiri mencatatkan diri sebagai merek ponsel dengan pengiriman terbesar di dunia di kuartal pertama 2021. Menurut data Canalys, Samsung memiliki pangsa pasar 22% dan mengirimkan 76,5 juta unit. Posisi Samsung menggeser Apple yang pada kuartal terakhir 2020 mendominasi.
Di kuartal pertama 2021, Apple berada di peringkat kedua dengan market share 15 persen dan pengiriman/shipment sebanyak 52,4 juta.
BACA JUGA: Lebaran di Rumah, 3 Indonesia Antisipasi Kenaikan Trafik Data Hingga 35 Persen
Adapun Xiaomi berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar 14% dan megirimkan 49 juta unit ponsel. Canalyst memang mencatat data ponsel yang dikirimkan dari pabrik ke distributor/penjual, bukan jumlah ponsel yang terjual ke konsumen.

Sementara itu, Xiaomi dan realme masing-masing berada di posisi keempat dan kelima di kuartal pertama 2021. Xiaomi memiliki market share sebanyak 18% sedangkan realme adalah 12%.
Di skala global, Samsung sendiri mencatatkan diri sebagai merek ponsel dengan pengiriman terbesar di dunia di kuartal pertama 2021. Menurut data Canalys, Samsung memiliki pangsa pasar 22% dan mengirimkan 76,5 juta unit. Posisi Samsung menggeser Apple yang pada kuartal terakhir 2020 mendominasi.
Di kuartal pertama 2021, Apple berada di peringkat kedua dengan market share 15 persen dan pengiriman/shipment sebanyak 52,4 juta.
BACA JUGA: Lebaran di Rumah, 3 Indonesia Antisipasi Kenaikan Trafik Data Hingga 35 Persen
Adapun Xiaomi berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar 14% dan megirimkan 49 juta unit ponsel. Canalyst memang mencatat data ponsel yang dikirimkan dari pabrik ke distributor/penjual, bukan jumlah ponsel yang terjual ke konsumen.
(dan)
Lihat Juga :