Hadapi Gempuran Covid-19, Warga India Percaya Kotoran Sapi Lebih Manjur dari Vaksin

Rabu, 12 Mei 2021 - 14:20 WIB
loading...
Hadapi Gempuran Covid-19,...
Penggunaan kotoran sapi di India untuk menangkal Covid-19. FOTO/ IST
A A A
NEW DELHI - Sapi merupakan salah satu hewan yang paling dihormati dalam mitologi Hindu-India, bahkan karena hal itu warga India percaya kotoran sapi bisa sembuhkan Covid-19 .

Para dokter di India mengingatkan praktik penggunaan kotoran sapi yang diyakini bisa menjadi obat penawar Covid-19 di masyarakat.

Seperti dilansir dari Reuters , Faktanya, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan efektivitas dan risiko penyebaran penyakit lain.

BACA JUGA -
Kampung Sepi Akibat COVID-19, Katak Berukuran Bayi Manusia Berkeliaran

Di Gujarat, negara bagian yang terletak di bagian barat India, ada individu yang rela mengunjungi pusat perawatan ternak seminggu sekali untuk mengolesi tubuh mereka dengan kotoran sapi dan air seni.

Praktik tersebut diyakini dapat meningkatkan kekebalan mereka atau dapat pulih dari wabah Covid-19.

Dokter dan ilmuwan di India serta di seluruh dunia telah berulang kali memperingatkan tentang praktik pengobatan alternatif yang berisiko menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya.

Presiden Asosiasi Kesehatan India, Dr. JA Jayalal mencontohkan, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kotoran atau air seni sapi dapat meningkatkan kekebalan seseorang terhadap virus Covid-19.

“Praktik ini hanya berdasarkan kepercayaan yang diturunkan dari generasi ke generasi oleh generasi sebelumnya.

“Bahkan mengundang risiko penularan penyakit lain dari hewan ke manusia,” ucapnya.

Warga Tanah Air telah mempraktekkan penggunaan kotoran sapi selama berabad-abad untuk membersihkan rumah dan digunakan dalam ritual keagamaan karena dipercaya memiliki unsur terapeutik dan antiseptik.

Di Desa Betul, Madhya Pradesh, India, kotoran sapi dianggap sebagai aset penting yang dapat menentukan masa depan seorang anak.

Sebab keyakinan tersebut, masyarakat Desa Betul memiliki tradisi menceburkan anak-anak ke kotoran sapi yang telah dijalankan selama berabad-abad. Tradisi tersebut masih menjadi bagian rangkaian perayaan festival lentera terbesar di India, Diwali.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Google Berniat Lepaskan...
Google Berniat Lepaskan 32 Juta Nyamuk Jantan Steril di AS
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved