Pemberlakuan Kebijakan Baru WhatsApp Tinggal Menghitung Hari

Minggu, 09 Mei 2021 - 17:04 WIB
loading...
Pemberlakuan Kebijakan Baru WhatsApp Tinggal Menghitung Hari
Foto/dok
MENLO PARK - WhatsApp mengatakan bahwa mereka tidak akan menghapus atau menonaktifkan akun jika tidak menerima kebijakan privasinya yang akan diluncurkan pada 15 Mei.

Diketahui aplikasi obrolan milik Facebook itu awalnya memperkenalkan kebijakan privasi yang diperbarui pada Januari melalui pop-up untuk pengguna.

BACA: 14 Hari Lagi WhatsApp Akan Hilang Jika Pengguna Tak Setuju

Namun, setelah mendapat reaksi keras dari pengguna, mereka memutuskan peluncuran pada 8 Februari, kemudian ditunda lagi dan akhirnya akan benar-benar belaku 15 Mei mendatang.

Perusahaan mengatakan pada saat itu bahwa jika pengguna tidak menerima kebijakan privasi baru, akun mereka akan dinonaktifkan untuk sementara.



Dan untuk mengaktifkan akun, mereka harus menerima kebijakan tersebut. Akhirnya banyak pengguna yang menyatakan keberatan dengan kebaijakan itu dan memilih pindah ke aplikasi obrolan lain seperti Telegram dan Signal sebagai bentuk protes.

Baru-baru ini dalam sebuah pernyataan, perusahaan mengatakan tidak akan menonaktifkan akun apa pun tetapi akan terus mengingatkan mereka untuk menerima kebijakan tersebut.

BACA JUGA: Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Ini Cara Menghilangkan Bau di Dalam Mobil

"Meskipun sebagian besar pengguna yang telah menerima persyaratan layanan baru telah menerimanya, kami menghargai beberapa orang yang belum memiliki kesempatan untuk melakukannya," kata WhatsApp , dikutip dari laman The Next Web, Minggu (9/5/2021).

Perusahaan menyatakan bahwa tidak ada akun yang akan dihapus pada 15 Mei karena pembaruan kebijakan tersebut. Selain itu, tidak ada satu pun akun yang akan kehilangan fungsionalitas WhatsApp.



"Kami akan menindaklanjuti dengan pengingat kepada orang-orang selama beberapa minggu ke depan," ujar perusahaan.

WhatsApp menetapkan bahwa meskipun tidak akan menghapus akun, tapi mereka yang belum menerima kebijakan terbaru akan mulai kehilangan fitur inti aplikasi — seperti tidak dapat mengakses daftar obrolan, dan pada akhirnya berhenti mendapatkan pemberitahuan pesan.

BACA JUGA: Roket China Jatuh ke Bumi Sekitar 8-10 Mei, Melesat 18.000 Kilometer Perjam

Perusahaan tidak menyebutkan berapa minggu mereka akan mulai membatasi fitur-fitur tersebut.
(ysw)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE