Larangan Mudik Kembali Diberlakukan, Ini Bahaya Menahan Rindu
Sabtu, 08 Mei 2021 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
Stres menjadi efek buruk akibat menahan rindu. Saat stres berlebihan, seseorang akan mengalami susah fokus, emosi tidak terkendali, sulit terhindar dari penyakit, serta mempengaruhi hormon-hormon lainnya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, sebaiknya ketika rindu mulai terasa, alihkan perhatian dengan melakukan kegiatan lainnya. Menyibukkan diri dengan hal positif bisa menjadi salah satu solusi untuk menangani hal ini.
Sementara laman Elite Daily, reaksi kimia di otak saat Anda rindu pada pasangan dapat menjelaskan buncahan perasaan yang timbul. Banyak hal yang dilakukan atau dirasakan manusia didorong oleh proses di otak dan ini tidak disadari. Namun, bukan berarti perasaan yang muncul lewat proses di otak tersebut tidak dapat berpengaruh secara nyata.
Menurut studi dari Universitas Yeshiva, Amerika Serikat (AS), oleh ahli saraf Lucy Brown, gejala putus obat (withdrawal) dan perpisahan dengan orang yang dicinta, misalnya akibat putus cinta atau hubungan jarak jauh, di otak dikatakan mirip.
“Ada beberapa proses neurokimia yang muncul pada pria dan wanita ketika mereka sedang jatuh cinta,” kata Clarissa Silva, peneliti perilaku dan relationship coach asal AS.
Berdasarkan penjelasan tersebut, sebaiknya ketika rindu mulai terasa, alihkan perhatian dengan melakukan kegiatan lainnya. Menyibukkan diri dengan hal positif bisa menjadi salah satu solusi untuk menangani hal ini.
Sementara laman Elite Daily, reaksi kimia di otak saat Anda rindu pada pasangan dapat menjelaskan buncahan perasaan yang timbul. Banyak hal yang dilakukan atau dirasakan manusia didorong oleh proses di otak dan ini tidak disadari. Namun, bukan berarti perasaan yang muncul lewat proses di otak tersebut tidak dapat berpengaruh secara nyata.
Menurut studi dari Universitas Yeshiva, Amerika Serikat (AS), oleh ahli saraf Lucy Brown, gejala putus obat (withdrawal) dan perpisahan dengan orang yang dicinta, misalnya akibat putus cinta atau hubungan jarak jauh, di otak dikatakan mirip.
“Ada beberapa proses neurokimia yang muncul pada pria dan wanita ketika mereka sedang jatuh cinta,” kata Clarissa Silva, peneliti perilaku dan relationship coach asal AS.
Lihat Juga :