Parker Solar Probe NASA Temukan Sinyal Radio di Atmosfer Venus
Kamis, 06 Mei 2021 - 09:01 WIB
loading...
A
A
A
Venus tidak memiliki medan magnet, dan permukaannya mengeras pada suhu yang cukup panas untuk melelehkan timah.
Tak banya, pesawat luar angkasa hanya bertahan beberapa jam di sana. Mempelajari Venus, meskipun tidak ramah, membantu para ilmuwan memahami bagaimana si kembar ini berevolusi dan untuk mengetahui apakah planet tersebut dapat dihuni atau tidak.
Pada 11 Juli 2020, Parker Solar Probe bergerak mendekat ke Venus dalam penerbangan ketiganya. Setiap flyby dirancang untuk memanfaatkan gravitasi planet untuk menerbangkan pesawat ruang angkasa agar semakin dekat ke Matahari.
Misi - yang dikelola oleh Johns Hopkins Applied Physics Laboratory di Laurel, Maryland - melakukan penerbangan terdekat di Venus, melewati hanya sekitar 517 mil (833 km) di atas permukaan.
"Saya sangat senang mendapatkan data baru dari Venus," kata Glyn Collison dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, dikutip dari lama resmi NASA, Rabu (5/5/2021)
Collinson telah meneliti semua data Venus yang tersedia - dari misi sebelumnya seperti Pioneer Venus Orbiter NASA dan Venus Express dari ESA (Badan Antariksa Eropa) beberapa kali.
Salah satu instrumen Parker Solar Probe adalah FIELDS, dinamai berdasarkan medan listrik dan magnet yang diukurnya di atmosfer Matahari.
Tak banya, pesawat luar angkasa hanya bertahan beberapa jam di sana. Mempelajari Venus, meskipun tidak ramah, membantu para ilmuwan memahami bagaimana si kembar ini berevolusi dan untuk mengetahui apakah planet tersebut dapat dihuni atau tidak.
Pada 11 Juli 2020, Parker Solar Probe bergerak mendekat ke Venus dalam penerbangan ketiganya. Setiap flyby dirancang untuk memanfaatkan gravitasi planet untuk menerbangkan pesawat ruang angkasa agar semakin dekat ke Matahari.
Misi - yang dikelola oleh Johns Hopkins Applied Physics Laboratory di Laurel, Maryland - melakukan penerbangan terdekat di Venus, melewati hanya sekitar 517 mil (833 km) di atas permukaan.
"Saya sangat senang mendapatkan data baru dari Venus," kata Glyn Collison dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, dikutip dari lama resmi NASA, Rabu (5/5/2021)
Collinson telah meneliti semua data Venus yang tersedia - dari misi sebelumnya seperti Pioneer Venus Orbiter NASA dan Venus Express dari ESA (Badan Antariksa Eropa) beberapa kali.
Salah satu instrumen Parker Solar Probe adalah FIELDS, dinamai berdasarkan medan listrik dan magnet yang diukurnya di atmosfer Matahari.
Lihat Juga :