Tragedi Sate Sianida di Bantul, Bagaimana Racun Itu Begitu Mematikan?

Selasa, 04 Mei 2021 - 08:05 WIB
loading...
A A A
Saat sianida masuk ke dalam tubuh, sianida akan mencegah sel-sel di dalam tubuh untuk menggunakan oksigen. Organ yang akan paling mengalami kerusakan adalah otak dan jantung. Karena kedua organ ini adalah organ yang paling banyak menggunakan oksigen.

Pada kasus keracunan sianida , biasaya korban akan diberi penangkal seperti hydroxocobalamin atau cyanokit yang terdiri dari 3 jenis obat, yaitu amil nitrit, natrium nitrit, dan natrium tiosulfat.

Pemberian amil nitrit dilakukan dengan cara dihirup selama maksimal 30 detik. Sedangkan natrium nitrit diberikan secara intravena selama 5 menit dan natrium tiosulfat intravena diberikan selama 30 menit.

BACA JUGA: Astronom Temukan Planet Baru Super Panas, Suhunya Mencapai 2.700 Derajat Celcius

Obat penawar ini akan menetralkan racun sianida menjadi vitamin B12 yang tidak beracun. Obat ini menetralkan sianida pada tingkat yang cukup lambat untuk memungkinkan enzim rhodanese mendetoksifikasi sianida pada organ hati.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Sekeluarga Keracunan,...
Viral Sekeluarga Keracunan, Ini Fakta Menarik tentang Ikan Buntal
Mengandung Racun Berbahaya,...
Mengandung Racun Berbahaya, Kanada Minta Warganya Berhenti Makan Bangkai Paus
Mengenal Polonium-210...
Mengenal Polonium-210 dan Novichok, 2 Racun Mematikan dalam Kasus Keracunan Orang Rusia
5 Tanaman Hias yang...
5 Tanaman Hias yang Mengandung Racun, Nomor 4 Punya Bunga Indah
10 Racun Paling Mematikan...
10 Racun Paling Mematikan di Dunia, Nomor 9 Bikin Korbannya Sangat Menderita
5 Hewan yang Tidak Memiliki...
5 Hewan yang Tidak Memiliki Darah, Nomor 4 Dikenal Punya Racun Berbahaya
Tragedi Glamping Maut...
Tragedi Glamping Maut Sekeluarga Tewas di Temanggung, Salah Satu Korban Fotografer Keraton Yogyakarta
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Perkembangan Kasus Keracunan...
Perkembangan Kasus Keracunan Makanan di Jaktim, Sebagian Besar Siswa Dipulangkan dari Rumah Sakit
Rekomendasi
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved