Siap-siap Ada Hujan Meteor Eta Aquarid di Enam Hari Pertama Mei

Minggu, 02 Mei 2021 - 11:00 WIB
loading...
Siap-siap Ada Hujan...
Hujan meteor Eta Aquarid aktif sejak April hingga 28 Mei 2021. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Memasuki Mei 2021, ada serangkaian fenomena astronomi yang akan menghiasi angkasa. Seperti biasa, fenomena tersebut selalu berubah-ubah dan dapat diprediksi.

Baca juga : Mobil Magnet yang Ada di Film Fast 9 Dikritik Habis-habisan

Berikut ini fenomena astronomi yang terjadi pada enam hari pertama di Mei 2021, dilansir dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Minggu (2/5/2021).

Konjungsi (Solar) Uranus (1 Mei)

Fenomena ini merupakan konfigurasi ketika Uranus, Matahari, dan Bumi berada pada satu garis lurus. Sementara Jupiter berada sejajar dengan Matahari.

Puncak konjungsinya terjadi pada 1 Mei 2021 pukul 02.44 WIB atau 03.44 WITA atau 04.44 WIT.

Konjungsi Tripel Bulan-Jupiter-Saturnus (3-6 Mei)

Fenomena ini dapat disaksikan sejak pukul 02.00 waktu setempat hingga berakhirnya fajar bahari (20-24 menit sebelum terbit Matahari), dari arah Timur-Tenggara.

Kecerlangan Jupiter ketika konjungsi tripel bervariasi, dari -2,21 hingga -2,23. Sedangkan kecerlangan Saturnus bervariasi, antara 0,65 hingga 0,64.

Fase Bulan Perbani Akhir (4 Mei)

Puncaknya terjadi pada pukul 02.50.06 WIB atau 03.50.06 WITA atau 04.50.06 WIT. Artinya, Bulan perbani akhir ini dapat disaksikan ketika terbit, sekitar tengah malam arah timur-tenggara.

Baca juga : Terinspirasi Boncengan Motor, Suzuki Buat Mobil Konsep Cantik

Kemudian berkulminasi ke arah selatan setelah terbit Matahari, dan terbenam di arah barat-barat daya setelah tengah hari.

Puncak Hujan Meteor Eta Aquarid (6 Mei)

Hujan meteor Eta Aquarid aktif sejak 19 April hingga 28 Mei 2021. Dan puncaknya terjadi pada 6 Mei 2021 pukul 09.WIB atau 10.00 WITA atau 11.00 WIT.

Hujan meteor ini dinamai berdasarkan titik radian (titik asal munculnya hujan meteor) yang terletak di konstelasi Aquarius.

Meteor Eta Aquarid berasal dari sisa debu komet Harley yang mengorbit Matahari setiap 76 tahun sekali.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Kisah Zhafif, Siswa...
Kisah Zhafif, Siswa Kharisma Bangsa Peraih Emas OSN Astronomi dan Bercita Jadi Peneliti
Rekomendasi
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved