Teknologi Pelacakan Virus Corona Apple dan Google Sudah Siap Digunakan
Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:57 WIB
loading...
A
A
A
Apple dan Google Janji Tidak akan Mengembangkan Aplikasi
Teknologi pemberitahuan paparan Apple dan Google sekarang tersedia untuk otoritas kesehatan, sehingga mereka dapat membuat aplikasi dengan mudah. iOS dan Android semakin diperbarui untuk kompatibilitas dengan aplikasi ini.
Banyak negara bagian AS dan 22 negara telah menunjukkan minat terhadap alat ini. Kedua raksasa teknologi belum menggunakan GPS untuk melindungi privasi orang dan beberapa pemerintah berpikir bahwa ini dapat merusak tujuan dari proses pelacakan kontak.
Keberhasilan teknologi sebagian besar akan bergantung pada adopsi pengguna. Kedua perusahaan percaya bahwa langkah-langkah perlindungan privasi yang telah mereka lakukan akan mendorong penggunaan aplikasi pelacakan kontak.
Dakota Utara, Alabama, dan Carolina Selatan di AS, dan Jerman sudah menyatakan minatnya. Mereka akan menggunakan teknologi Apple dan Google untuk membuat aplikasi. Prancis dan Inggris, di sisi lain, tidak terlalu tertarik menggunakan API. Teknologinya sendiri dijanjikan akan dinonaktifkan oleh keduanya setelah pandemik selesai.
Teknologi pemberitahuan paparan Apple dan Google sekarang tersedia untuk otoritas kesehatan, sehingga mereka dapat membuat aplikasi dengan mudah. iOS dan Android semakin diperbarui untuk kompatibilitas dengan aplikasi ini.
Banyak negara bagian AS dan 22 negara telah menunjukkan minat terhadap alat ini. Kedua raksasa teknologi belum menggunakan GPS untuk melindungi privasi orang dan beberapa pemerintah berpikir bahwa ini dapat merusak tujuan dari proses pelacakan kontak.
Keberhasilan teknologi sebagian besar akan bergantung pada adopsi pengguna. Kedua perusahaan percaya bahwa langkah-langkah perlindungan privasi yang telah mereka lakukan akan mendorong penggunaan aplikasi pelacakan kontak.
Dakota Utara, Alabama, dan Carolina Selatan di AS, dan Jerman sudah menyatakan minatnya. Mereka akan menggunakan teknologi Apple dan Google untuk membuat aplikasi. Prancis dan Inggris, di sisi lain, tidak terlalu tertarik menggunakan API. Teknologinya sendiri dijanjikan akan dinonaktifkan oleh keduanya setelah pandemik selesai.
(iqb)
Lihat Juga :