Teknologi Pelacakan Virus Corona Apple dan Google Sudah Siap Digunakan

Jum'at, 22 Mei 2020 - 09:57 WIB
loading...
Teknologi Pelacakan...
Perangkat lunak pelacakan virus Corona yang digarap Apple dan Google telah siap digunakan demi memutus rantai penyebaran COVID-19. Foto/Ist
A A A
MOUNTAIN VIEW - Versi pertama perangkat lunak pelacakan COVID-19 dari Apple dan Google sekarang telah tersedia. Software akan digunakan untuk memperingatkan orang-orang yang mungkin telah berada di lingkungan pasien COVID-19. (Baca juga: Aplikasi PeduliLindungi Dinilai Bahayakan Perangkat Pengguna )

Laman Phone Arena menyebutkan perangkat lunak ini menggunakan pelacakan kontak, yang digunakan oleh otoritas kesehatan untuk melacak orang-orang yang mungkin telah terpapar pasien terinfeksi. Dengan mengidentifikasi orang yang terinfeksi dan mengkarantina mereka, pemerintah mencoba untuk menahan infeksi.

Melalui teknologi ini, pemerintah tidak lagi harus bergantung pada ingatan orang untuk proses pelacakan tersebut. Dan di sinilah Apple dan Google masuk untuk memberikan sumbangsihnya.

Mereka ingin menambah pelacakan kontak manual dan membantu memperlambat penyebaran corona Virus. Teknologi mereka secara khusus dapat membantu mengidentifikasi pasien tanpa gejala yang berinteraksi dengan orang lain, tanpa mengetahui fakta bahwa mereka telah tertular virus.

Teknologi ini adalah opt-in dan berbasis Bluetooth. Ponsel pintar dari pengguna yang mengaktifkan teknologi akan menyiarkan secara acak, sering kali mengubah kunci dan jika seseorang kemudian melakukan tes positif terhadap virus Corona, telepon mereka akan mencantumkan pengidentifikasi yang ditemui.

Pengguna yang sesuai kemudian akan diberi tahu bahwa mereka telah melakukan kontak dengan seseorang yang telah dites positif. Mereka kemudian dapat diuji dan masuk ke karantina jika diperlukan. Kunci pun tidak dapat dilacak kembali ke pengguna individu dan sistem terdesentralisasi.

Upaya independen oleh negara untuk membuat aplikasi serupa sebagian besar gagal. Kolaborasi antara kedua raksasa akan menangani masalah besar, yakni ketidakmampuan ponsel untuk saling mendeteksi. Itu karena teknologi pemberitahuan eksposur berfungsi di iPhone dan Android.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inilah Spesifikasi Lengkap...
Inilah Spesifikasi Lengkap Trump T1, Smartphone Android Berlapis Emas Seharga Rp8 Jutaan
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
Risiko Pakai Charger...
Risiko Pakai Charger Murah Buatan China dengan Daya Tinggi
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Era Baru Apple Dimulai:...
Era Baru Apple Dimulai: Ternus Masuk, Saham Meroket Capai Rp67.000 Triliun
Samsung Siap Angkat...
Samsung Siap Angkat Kaki dari China, Ini Masalahnya
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Profil Pendidikan John...
Profil Pendidikan John Ternus, dari Lulusan Teknik Mesin kini CEO Baru Apple
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Rekomendasi
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Google Mulai Kiamat?...
Google Mulai Kiamat? 10 Mesin Pencari Ini Siap Gantikan Tahta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved