Mengukur Keterkaitan Bahasa Sansekerta dengan Artificial Intelligence

Jum'at, 30 April 2021 - 18:39 WIB
loading...
A A A
Romo Manu mengatakan Ketika Prof. Teeuw mengembangkan teori struktural, semua dosen di Indonesia menulis tentang teori struktural. Kemudian pada awal tahun 1980-an, Prof. Teeuw juga memperkenalkan teori resepsi sastra, dan semua yang membuat disertasi mengkaji teori ini. Maka ketika Prof. Teeuw tidak lagi mengajar di Indonesia, perkembangan teori filologi pun berhenti. Kalaupun disebut modern, saat ini mungkin hanya dengan penambahan interprestasi.

Kondisi bahasa Indonesia yang “miskin” berdampak pada hasil penerjemahan naskah kuno yang seakan-akan menjadi bahasa “rusak”. Romo Manu memberi contoh beberapa buku hasil terjemahan naskah kuno ke dalam bahasa Indonesia, makna keberadabannya seakan-akan jadi hilang, mirisnya justru terjemahan dalam bahasa Inggris masih lebih baik.

“Naskah-naskah yang ditulis menggunakan Jawa Kuno mengandung banyak sekali informasi, termasuk bidang-bidang teknologi. Kalau kita tidak paham bahasa Sanskerta, tidak paham bahasa Jawa Kuno, jangan harap menemukan makna. Data (tentang naskah) banyak sekali, tapi perhatiannya yang kurang,” kata Romo Manu.

Dalam kesempatan yang sama Prof. Eko Indrajit yang merupakan pakar Teknologi Informatika menuturkan bahwa AI memiliki banyak tantangan karena pemrosesan bahasa natural cukup rumit, bukan hanya merepresentasikan bahasa, tetapi juga harus mampu memahami gramatikal dan semantik.

“Seteleh menyimak pemaparan Romo Manu, saya jadi berpikir bahasa pada naskah kuno yang disebut primitif itu justru memperlihatkan keadaban. Ini lebih besar (potensi) daripada hanya diterapkan untuk kebutuhan AI,” kata Eko.

Eko mengatakan bahwa Bahasa Sansekerta seharusnya bisa digunakan tidak hanya pada AI, lebih jauh bisa diterapkan menjadi sandi/kode tertentu dalam sebuah negara.

“Bahasa Sansekerta bisa digunakan untuk menciptakan bahasa tingkat tinggi yang efisien dan sistematis, karena Bahasa ini kaya akan gramatikal danmenyerupai bahasa sehingga bisa menjadi jembatan instruksi manusia dengan mesin (komputer),” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved