Google Rilis Tren Seputar Ramadhan dan Konsumen di Indonesia

Selasa, 27 April 2021 - 19:25 WIB
loading...
Google Rilis Tren Seputar...
Ilustrasi Google. FOTO/ Ist
A A A
JAKARTA - Google merilis tren terbaru seputar bulan Ramadhan dan konsumen di Indonesia. Saat ini, melihat ekonomi internet Indonesia, pertumbuhannya dinilai masih sehat yaitu sebesar 11% dari tahun ke tahun.

Industry Analyst CPG, Google Indonesia Christian Lopulalan, Industry Analyst CPG Google Indonesia, menjelaskan, sekitar 3-4 tahun yang lalu, digital masih menjadi salah satu tools bagi para pengiklan untuk menjangkau konsumen, tetapi tidak menjadi yang utama.BACA JUGA - KRI Nanggala 402 Tenggelam, Ternyata Indonesia Punya Banyak Cekungan Palung Mengerikan

Namun pandemi membuat adopsi digital di Indonesia melompat lebih cepat dan menyebabkan digital menjadi tools dan kanal utama bagi pemasar untuk menjangkau konsumen.

Lewat semua perubahan yang terjadi pada tahun 2020, Google mencoba mengidentifikasi pembelajaran utama dari seluruh platform selama Ramadhan sebelumnya.

"Tahun ini, minat terhadap spiritualitas, hiburan, kemudahan, dan berbelanja masih bertumbuh, namun kini minat tersebut dilakukan secara digital," ujar Christian dalam keterangan tertulis, Senin (26/4/2021).

Dari segi spiritualitas, terjadi peningkatan 2 kali lipat pada penelusuran untuk “donasi” karena orang Indonesia ingin menyumbang secara digital selama Ramadan dan peningkatan 4 kali lipat pada penelusuran “kirim makanan/parcel”.

Sedangkan di sisi hiburan, meningkatan 2 kali lipat pada penelusuran hiburan selama Ramadan dan 41% orang Indonesia meningkatkan penggunaan media streaming platform.

Dengan digital tentu semua lebih mudah, termasuk 55% orang Indonesia lebih sering menggunakan aplikasi pengiriman makanan daripada sebelum pandemi.

Sementara peningkatan pencarian sebesar 79% tentang bagaimana berbelanja online dan 44% tentang bagaimana menjadi penjual online.

Dengan segala sesuatu yang semakin mengandalkan digital, perayaan kini berpindah dilakukan secara online.

Untuk itu berikut ini kiat yang bisa dilakukan oleh pemasar untuk dapat menjangkau konsumen mereka secara digital.

Menangkan audiens di 5 detik pertama. Google merekomendasikan untuk membuat konten promosi yang tidak terlihat seperti iklan. Berikan perhatian singkat dari konsumen dengan menghadirkan konten yang menonjol dan tetap relevan.

Gunakan kembali cerita lama. Seimbangkan cerita dan penjualan produk dengan menggunakan kembali aset lama dan menjadikannya iklan yang lebih pendek. Satu ide yang diceritakan dalam tiga cara berbeda dapat mendorong meningkatkan 133% niat membeli.

Buat materi iklan yang dipersonalisasi untuk mendapatkan dampak lebih. Di sini pemasar dapat membuat materi iklan dengan memanfaatkan perilaku konsumen dan data. Dengan iklan yang dipersonalisasi, pemasar dapat meraih dampak 67% lebih tinggi pada iklan terintegrasi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Menkomdigi: Meta Patuh...
Menkomdigi: Meta Patuh terhadap PP Tunas, Google Dapat Surat Teguran
Rekomendasi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved