Wow, Sharp Aquos Ternyata Sudah Berusia 20 Tahun
Kamis, 22 April 2021 - 09:30 WIB
loading...
Sharp hadirkan televisi Android TV LED 42 inci. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Tak terasa, Sharp Corporation sudah 20 tahun memperkenalkan TV LCD Aquos ke dunia. Televisi untuk pertama kali debut pada 1 Januari 2001.
Aquos menjadi titik balik abad ke-21 bagi Sharp dalam mengubah semua TV tabung menjadi TV LCD. Bahkan menjadi simbol perubahan besar di dunia pertelevisian, khususnya bagi sejarah penyebaran TV LCD di Jepang.
Pengembangan LCD sendiri sudah jauh dilakukan oleh Sharp sejak lama. Pada 1987 Sharp pertama kali merilis TV LCD berwarna 3 inci ‘Crystaltron 3C-E1’ yang menggunakan modul Kristal cair TFT dengan 92.160 piksel. Kemudian tahun 1991, Sharp kembali merilis TV LCD pertama yang dapat dipasang pada dinding untuk digunakan sebagai display informasi pada museum.
Dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, pabrikan Jepang ini terus melakukan pengembangan guna meningkatkan perfoma, baik dari segi kualitas gambar maupun ukuran. Hingga pada 1999, Sharp merilis TV LCD 20 inci yang merupakan TV LCD terbesar pada masanya.
Satu tahun kemudian Sharp merilis TV LCD dengan definisi tinggi dan penggunakan lampu LED sebagai backlight-nya. Itu menjadi awal penggunaan TV LCD sebagai televisi utama yang digunakan di ruang tamu. Evolusi perkembangan TV LCD kemudian terus berlanjut dari 2001 hingga sekarang yang kini berganti menjadi TV LED.
Di Indonesia sendiri, TV LCD Sharp mulai masuk pada 2003. Nama Aquos yang berasal dari kata latin "Aqua" dan kata bahasa Inggris "Quality" digunakan guna mengekpresikan kualitas gambar sebening air.
Kecenderungan masyarakat Indonesia yang semakin melek akan teknologi dengan dukungan kinerja koneksi internet yang semakin canggih, melatarbelakangi Sharp terus berinovasi guna memenuhi kebutuhan pasar akan sebuah TV LED yang memiliki kualitas gambar dengan fitur beragam
Aquos menjadi titik balik abad ke-21 bagi Sharp dalam mengubah semua TV tabung menjadi TV LCD. Bahkan menjadi simbol perubahan besar di dunia pertelevisian, khususnya bagi sejarah penyebaran TV LCD di Jepang.
Pengembangan LCD sendiri sudah jauh dilakukan oleh Sharp sejak lama. Pada 1987 Sharp pertama kali merilis TV LCD berwarna 3 inci ‘Crystaltron 3C-E1’ yang menggunakan modul Kristal cair TFT dengan 92.160 piksel. Kemudian tahun 1991, Sharp kembali merilis TV LCD pertama yang dapat dipasang pada dinding untuk digunakan sebagai display informasi pada museum.
Dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, pabrikan Jepang ini terus melakukan pengembangan guna meningkatkan perfoma, baik dari segi kualitas gambar maupun ukuran. Hingga pada 1999, Sharp merilis TV LCD 20 inci yang merupakan TV LCD terbesar pada masanya.
Satu tahun kemudian Sharp merilis TV LCD dengan definisi tinggi dan penggunakan lampu LED sebagai backlight-nya. Itu menjadi awal penggunaan TV LCD sebagai televisi utama yang digunakan di ruang tamu. Evolusi perkembangan TV LCD kemudian terus berlanjut dari 2001 hingga sekarang yang kini berganti menjadi TV LED.
Di Indonesia sendiri, TV LCD Sharp mulai masuk pada 2003. Nama Aquos yang berasal dari kata latin "Aqua" dan kata bahasa Inggris "Quality" digunakan guna mengekpresikan kualitas gambar sebening air.
Kecenderungan masyarakat Indonesia yang semakin melek akan teknologi dengan dukungan kinerja koneksi internet yang semakin canggih, melatarbelakangi Sharp terus berinovasi guna memenuhi kebutuhan pasar akan sebuah TV LED yang memiliki kualitas gambar dengan fitur beragam
Lihat Juga :