Signify Buka Showroom Luminer Cetak 3D Philips di Jakarta
Selasa, 06 April 2021 - 10:03 WIB
loading...
Signify membuka showroom di Plaza Kenari Mas Jakarta, dan juga akan segera hadir di LTC Glodok Jakarta, lalu diikuti oleh lokasi-lokasi lainnya dalam waktu dekat. Foto/Ist.
A
A
A
JAKARTA - Saat ini, semakin banyak orang menyadari bagaimana pencahayaan yang estetis menjadi nilai tambah, baik untuk ruang serbaguna di rumah, maupun di tempat bisnis. Terlebih lagi ketika pencahayaan yang mereka pilih memiliki nilai lebih bagi lingkungan.
Berangkat dari hal tersebut, Signify menawarkan fitting atau kap lampu dengan luminer cetak 3D Philips yang dibuat sesuai pesanan konsumen. BACA: Signify Indonesia tegaskan Komitmen untuk Bantu Masyarakat Adaptasi di Masa Pandemi
Signify memelopori penggunaan teknologi pencetakan 3D secara global, untuk menghasilkan luminer yang dibuat sesuai pesanan dan merupakan manufaktur pencahayaan besar pertama yang memproduksi luminer cetak 3D pada skala industri.
Didorong oleh tujuan lingkungan dan keberlanjutan, Signify menggunakan pendekatan berbasis IoT yang mengadopsi prinsip ekonomi sirkular dan membantu untuk mengurangi jejak karbon Signify maupun pelanggannya.
"Pendekatan ini menghemat waktu, energi, limbah, pengemasan, dan transportasi," kata kata Dedy Bagus Pramono, Country Leader Signify Indonesia.
Umumnya, luminer cetak 3D (tidak termasuk perangkat elektronik dan optik), memiliki jejak karbon 47% lebih rendah daripada luminer logam yang diproduksi secara konvensional. BACA JUGA: Jangan Khawatir, Suntik Vaksin Covid-19 Selama Ramadan Tidak Batalkan Puasa
Bahan baku yang digunakan untuk luminer adalah polikarbonat daur ulang (bahan yang sama yang digunakan untuk pembuatan CD), memiliki bobot hanya dua pertiga dari luminer konvensional.
Berangkat dari hal tersebut, Signify menawarkan fitting atau kap lampu dengan luminer cetak 3D Philips yang dibuat sesuai pesanan konsumen. BACA: Signify Indonesia tegaskan Komitmen untuk Bantu Masyarakat Adaptasi di Masa Pandemi
Signify memelopori penggunaan teknologi pencetakan 3D secara global, untuk menghasilkan luminer yang dibuat sesuai pesanan dan merupakan manufaktur pencahayaan besar pertama yang memproduksi luminer cetak 3D pada skala industri.
Didorong oleh tujuan lingkungan dan keberlanjutan, Signify menggunakan pendekatan berbasis IoT yang mengadopsi prinsip ekonomi sirkular dan membantu untuk mengurangi jejak karbon Signify maupun pelanggannya.
"Pendekatan ini menghemat waktu, energi, limbah, pengemasan, dan transportasi," kata kata Dedy Bagus Pramono, Country Leader Signify Indonesia.
Umumnya, luminer cetak 3D (tidak termasuk perangkat elektronik dan optik), memiliki jejak karbon 47% lebih rendah daripada luminer logam yang diproduksi secara konvensional. BACA JUGA: Jangan Khawatir, Suntik Vaksin Covid-19 Selama Ramadan Tidak Batalkan Puasa
Bahan baku yang digunakan untuk luminer adalah polikarbonat daur ulang (bahan yang sama yang digunakan untuk pembuatan CD), memiliki bobot hanya dua pertiga dari luminer konvensional.
Lihat Juga :