Jakarta Termasuk dari 3 Kota Besar di Dunia yang Akan Tenggelam
Sabtu, 03 April 2021 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Ini terjadi akibat rendahnya muka air tanah, yang dipengaruhi oleh saluran drainase untuk membangun pencakar langit, jalur kereta dan jalan (contohnya, Metro Line 1, dibangun tahun 1990-an, menyebabkan penurunan muka tanah).
Apabila tidak ada perlindungan, maka pada tahun 2100, laju subsiden dan kenaikan muka laut akan membuat sebuah badai dapat berisiko membanjiri sekitar 15% dari kota ini.
New Orleans
Di New Orleans, tanggul dan saluran air yang berusia ratusan tahun telah efektif membanjiri dan menenggelamkan kota. Setengah area kota ini berada di bawah muka laut.
Banyak kawasan New Orleans berada di bawah muka laut (merah) dan bergantung pada dinding laut untuk tetap kering. The Data Center, New Orleans, CC BY-SA
Kerugian yang diakibatkan oleh badai ini mencapai sedikitnya USD 40 miliar (Rp577 triliun) dan terutama dialami oleh komunitas Afrika-Amerika di kota tersebut.
Lebih dari 1.570 jiwa meninggal di negara bagian Louisiana. Jika kota ini tidak mengalami subsiden, kerusakan sangat mungkin bisa dikurangi dan banyak jiwa bisa diselamatkan.
Keputusan yang dibuat puluhan tahun lalu telah membuka jalan untuk bencana yang kita lihat saat ini, dan akan mungkin terjadi di masa depan.
Apabila tidak ada perlindungan, maka pada tahun 2100, laju subsiden dan kenaikan muka laut akan membuat sebuah badai dapat berisiko membanjiri sekitar 15% dari kota ini.
New Orleans
Di New Orleans, tanggul dan saluran air yang berusia ratusan tahun telah efektif membanjiri dan menenggelamkan kota. Setengah area kota ini berada di bawah muka laut.
Banyak kawasan New Orleans berada di bawah muka laut (merah) dan bergantung pada dinding laut untuk tetap kering. The Data Center, New Orleans, CC BY-SA
Kerugian yang diakibatkan oleh badai ini mencapai sedikitnya USD 40 miliar (Rp577 triliun) dan terutama dialami oleh komunitas Afrika-Amerika di kota tersebut.
Lebih dari 1.570 jiwa meninggal di negara bagian Louisiana. Jika kota ini tidak mengalami subsiden, kerusakan sangat mungkin bisa dikurangi dan banyak jiwa bisa diselamatkan.
Keputusan yang dibuat puluhan tahun lalu telah membuka jalan untuk bencana yang kita lihat saat ini, dan akan mungkin terjadi di masa depan.
(wbs)
Lihat Juga :