Tren Belanja Ramadan 2021: Konsumen Belanja lewat e-Wallet, Bayar Streaming, dan Pesan-Antar Makanan
Rabu, 31 Maret 2021 - 20:05 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, responden juga berencana meningkatkan jumlah makanan pesan antar yang dipesan secara online untuk menyesuaikan perayaan Ramadan mereka di era Covid-19.
Di antara pengguna aplikasi pesan-antar makanan, hampir 6 dari 10 responden mengatakan mereka akan lebih sering menggunakan aplikasi pesan-antar makanan tahun ini dibanding tahun lalu.
Tren ini sangat menonjol di antara keluarga yang memiliki anak-anak karena mereka tidak dapat pergi keluar sebanyak yang biasanya dilakukan selama buka puasa. Riset juga memperlihatkan bahwa E-wallet telah memiliki daya tarik di Indonesia: 1 dari 3 masyarakat Indonesia telah menggunakan E-wallet untuk membayar pengeluaran harian mereka.
Karena itu, pengiklan harus memikirkan kembali bagaimana memperoleh data mengenai pesan-antar makanan, tren belanja bahan makanan dan produk, serta pembelian di dalam toko dengan E-wallet untuk mengimbangi penggunaan E-wallet yang terus bertambah.
Meningkatnya penggunaan e-wallet menawarkan peluang kepada mereka untuk memahami bagaimana iklan digital diubah menjadi penjualan.
Florencia Eka, Country Manager, Indonesia, menilai pergeseran selama Ramadan sebagai peluang bagi pengiklan untuk mempertajam strategi medianya. “Saat masyarakat Indonesia menghabiskan Ramadan dan Idul Fitri di rumah, mereka juga memilih menghabiskan lebih banyak waktu dan uang secara online, hal tersebut menciptakan peluang untuk menjangkau dan melibatkan konsumen saat mereka berbelanja, makan, dan membayar kebutuhan sehari-hari menggunakan kanal digital,” ujarnya.
Di antara pengguna aplikasi pesan-antar makanan, hampir 6 dari 10 responden mengatakan mereka akan lebih sering menggunakan aplikasi pesan-antar makanan tahun ini dibanding tahun lalu.
Tren ini sangat menonjol di antara keluarga yang memiliki anak-anak karena mereka tidak dapat pergi keluar sebanyak yang biasanya dilakukan selama buka puasa. Riset juga memperlihatkan bahwa E-wallet telah memiliki daya tarik di Indonesia: 1 dari 3 masyarakat Indonesia telah menggunakan E-wallet untuk membayar pengeluaran harian mereka.
Karena itu, pengiklan harus memikirkan kembali bagaimana memperoleh data mengenai pesan-antar makanan, tren belanja bahan makanan dan produk, serta pembelian di dalam toko dengan E-wallet untuk mengimbangi penggunaan E-wallet yang terus bertambah.
Meningkatnya penggunaan e-wallet menawarkan peluang kepada mereka untuk memahami bagaimana iklan digital diubah menjadi penjualan.
Florencia Eka, Country Manager, Indonesia, menilai pergeseran selama Ramadan sebagai peluang bagi pengiklan untuk mempertajam strategi medianya. “Saat masyarakat Indonesia menghabiskan Ramadan dan Idul Fitri di rumah, mereka juga memilih menghabiskan lebih banyak waktu dan uang secara online, hal tersebut menciptakan peluang untuk menjangkau dan melibatkan konsumen saat mereka berbelanja, makan, dan membayar kebutuhan sehari-hari menggunakan kanal digital,” ujarnya.
Lihat Juga :