Tingkatkan Kapasitas Jaringan, 3 Indonesia Gandeng Nokia
Rabu, 31 Maret 2021 - 15:06 WIB
loading...
jaringan 3 Indonesia. Foto/ ist
A
A
A
JAKARTA - Peningkatan kapasitas jaringan di area yang padat dengan trafik data yang tinggi, menjadi tantangan tersendiri dengan terbatasnya spektrum. Untuk itu, dibutuhkan sektor tambahan dengan jumlah modul radio dan antena yang lebih banyak yang harus dipasang di site BTS.
Namun, teknik ini memiliki beberapa kerumitan dan menghasilkan konsumsi energi yang lebih tinggi. Berangkat dari hal tersebut, 3 Indonesia umumkan kerja sama dengan Nokia, untuk meningkatkan kapasitas jaringannya melalui penggunaan Compact Active Antenna (CAA).
CAA adalah teknologi modul radio dan antena yang terintegrasi dalam satu unit berukuran kompak, sehingga konsumsi energi untuk solusi ini pun lebih sedikit.
Saat ini, penerapan teknologi CAA Nokia telah dilakukan pada jaringan 3 Indonesia di Makassar dan Batam, yang merupakan penerapan pertama di Indonesia untuk site BTS dengan konfigurasi multisektor.
"Dari penerapan solusi canggih ini, kapasitas jaringan 3 Indonesia telah meningkat sebesar 25%. Hal ini dicapai dengan konsumsi energi 40% lebih sedikit dibandingkan dengan solusi sebelumnya," tutur Desmond Cheung, Chief Technical Officer 3 Indonesia, Rabu (31/3/2021).
Namun, teknik ini memiliki beberapa kerumitan dan menghasilkan konsumsi energi yang lebih tinggi. Berangkat dari hal tersebut, 3 Indonesia umumkan kerja sama dengan Nokia, untuk meningkatkan kapasitas jaringannya melalui penggunaan Compact Active Antenna (CAA).
CAA adalah teknologi modul radio dan antena yang terintegrasi dalam satu unit berukuran kompak, sehingga konsumsi energi untuk solusi ini pun lebih sedikit.
Saat ini, penerapan teknologi CAA Nokia telah dilakukan pada jaringan 3 Indonesia di Makassar dan Batam, yang merupakan penerapan pertama di Indonesia untuk site BTS dengan konfigurasi multisektor.
"Dari penerapan solusi canggih ini, kapasitas jaringan 3 Indonesia telah meningkat sebesar 25%. Hal ini dicapai dengan konsumsi energi 40% lebih sedikit dibandingkan dengan solusi sebelumnya," tutur Desmond Cheung, Chief Technical Officer 3 Indonesia, Rabu (31/3/2021).
Lihat Juga :