Aplikasi Laut Nusantara Dorong Produktivitas Nelayan Belitung
Senin, 29 Maret 2021 - 05:38 WIB
loading...
XL Axiata mengenalkan aplikasi digital Laut Nusantara versi terbaru yang bisa menunjukkan titik letak keberadaan ikan di laut. Foto/Ist
A
A
A
TANJUNG PANDAN - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali memperluas pengenalan aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan di berbagai pelosok perairan Indonesia. Berbarengan dengan pelaksanaan event Kampung Nelayan Maju 2021 yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Belitung, 26 Maret lalu, XL Axiata juga turut mengenalkan aplikasi digital Laut Nusantara versi terbaru yang bisa menunjukkan titik letak keberadaan ikan di laut tersebut. Baca juga: Fitur Baru Laut Nusantara Permudah Nelayan Tangkap Ikan Harga Cuan
Selain itu, juga dikenalkan pemanfaatan saranan pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan produk olahan hasil laut yang dihasilkan komunitas nelayan. Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono turut hadir dalam acara yang berlangsung di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung tersebut.
"Teknologi digital menawarkan kesempatan kepada kita untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk para nelayan. Sangat ironis jika melihat kehidupan masyarakat nelayan rata-rata masih belum sejahtera padahal kekayaan laut kita berlimpah," kata Sakti Wahyu Trenggono.
Tentu banyak faktor yang memengaruhi kehidupan ekonomi nelayan. Dirinya mengapresiasi inovasi dari BROL bersama mitranya yang telah ikut memberikan solusi yang bisa membuat nelayan meningkatkan kesejahteraannya melalui aplikasi Laut Nusantara.
Aplikasi Laut Nusantara yang telah diperkenalkan sejak 2018, sampai saat ini telah aktif dimanfaatkan oleh tidak kurang dari 52.000 nelayan tradisional dan kecil di berbagai daerah. Aplikasi juga sudah disosialisasikan di 28 wilayah di Indonesia.
Selain itu, juga dikenalkan pemanfaatan saranan pemasaran digital untuk meningkatkan penjualan produk olahan hasil laut yang dihasilkan komunitas nelayan. Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono turut hadir dalam acara yang berlangsung di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung tersebut.
"Teknologi digital menawarkan kesempatan kepada kita untuk menemukan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk para nelayan. Sangat ironis jika melihat kehidupan masyarakat nelayan rata-rata masih belum sejahtera padahal kekayaan laut kita berlimpah," kata Sakti Wahyu Trenggono.
Tentu banyak faktor yang memengaruhi kehidupan ekonomi nelayan. Dirinya mengapresiasi inovasi dari BROL bersama mitranya yang telah ikut memberikan solusi yang bisa membuat nelayan meningkatkan kesejahteraannya melalui aplikasi Laut Nusantara.
Aplikasi Laut Nusantara yang telah diperkenalkan sejak 2018, sampai saat ini telah aktif dimanfaatkan oleh tidak kurang dari 52.000 nelayan tradisional dan kecil di berbagai daerah. Aplikasi juga sudah disosialisasikan di 28 wilayah di Indonesia.
Lihat Juga :