Jasa-jasa Tak Terlupakan Teleskop Arecibo sang Pencari Alien Pertama Dunia

Sabtu, 27 Maret 2021 - 04:29 WIB
loading...
Jasa-jasa Tak Terlupakan...
Langit berbintang di atas Observatorium Arecibo di Puerto Rico. Foto/University of Central Florida
A A A
JAKARTA - Teleskop radio Observatorium Arecibo di Puerto Rico, yang melakukan upaya pertama Bumi untuk menghubungi alien , membentuk penelitian kosmik perintis selama hampir enam dekade. Keruntuhannya pada Desember tahun lalu, didahului oleh dua kegagalan kabel dan keputusan National Science Foundation (NSF) untuk menonaktifkan dan membongkar teleskop , menandai akhir dari sebuah era. Baca juga: Teleskop NASA Hubble Melihat Perubahan Musim di Planet Saturnus

Namun Arecibo meninggalkan warisan yang kaya akan penemuan ilmiah yang mencakup selama 57 tahun. Data yang dikumpulkan sebelum teleskop itu hancur akan terus menginformasikan studi tentang asteroid, planet, dan galaksi jauh, yang para peneliti baru-baru ini laporkan.

Live Science melaporkan, para ilmuwan menguraikan kontribusi abadi Arecibo untuk astronomi radio dalam sebuah presentasi pada 19 Maret di Konferensi Sains Bulan dan Planet ke-52 (LPSC). Para presenter menulis bahwa Arecibo meninggalkan "tanda yang tak terhapuskan pada ilmu planet, astronomi radio, dan ilmu angkasa dan atmosfer" dan mereka menyatakan kesedihannya atas keruntuhannya tersebut.

Dibuat pada tahun 1963, piringan teleskop Arecibo dengan lebar 305 meter adalah teleskop radio terbesar dan terkuat di dunia. Ini menyiarkan upaya pertama Bumi untuk menghubungi makhluk luar angkasa (alien) -Pesan Arecibo- pada 1974, mengirimkan surat bergambar ke luar angkasa yang mencakup gambar sederhana dari manusia; teleskop Arecibo; rumus untuk DNA; diagram tata surya kita; dan beberapa bahan kimia untuk kehidupan, menurut Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI) Institute.

Arecibo membantu astronom mengukur rotasi Merkurius dan Venus untuk pertama kalinya. Dia mendeteksi planet ekstrasurya pertama yang diketahui mengorbit pulsar, pada 1990. Observatorium tersebut mengamati cincin Saturnus dan memetakan permukaan Bulan.

"Teleskop bahkan memverifikasi teori relativitas umum Albert Einstein dan menyimpulkan adanya gelombang gravitasi," ujar para peneliti di LPSC.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved