Mantan Bos Intelijen Era Trump Sebut UFO Berteknologi Tinggi Sulit Dijelaskan
Kamis, 25 Maret 2021 - 05:20 WIB
loading...
Tampak capture video dugaan penampakan UFO berkecepatan suara dari Angkatan Laut AS. Foto/Angkatan Laut AS
A
A
A
WASHINGTON - Dalam wawancara dengan Fox News, mantan bos intelijen era Trump , John Ratcliffe, mengakui kesulitan untuk menjelaskan penampakan UFO yang memiliki kecepatan suara tapi tanpa menimbulkan ledakan suara sonik.
Penampakan benda terbang tak dikenal atau UFO yang tidak dapat dijelaskan akan dirilis untuk pengawasan publik pada bulan Juni nanti, termasuk UFO yang mencapai keceparan suara tanpa menghasilkan ledakan sonik.
Mantan Direktur Intelijen Nasional, John Ratcliffe, mengatakan, penampakan itu "sulit untuk dijelaskan". Pejabat di era Pemerintahan Donal Trump itu, mengatakan, dia berharap bisa mendeklasifikasi laporan tersebut selama masa jabatannya. Tetapi laporan itu baru akan dirilis oleh Pentagon pada 1 Juni mendatang.
Space.com mencatat, ini bukan pertama kalinya militer merilis laporan aneh, dan bahkan video UFO, yang dalam bahasa militer dikenal sebagai fenomena udara tak teridentifikasi (UAP). Pada April 2020, Angkatan Laut AS merilis tiga video yang menunjukkan pesawat terbang lebih cepat dari kecepatan suara. Dan laporan intelijen Senat mengungkapkan bahwa Pentagon masih mencari UFO atau UAP. Tetapi militer umumnya lebih peduli tentang apakah UAP mungkin pesawat atau senjata rahasia yang dikembangkan oleh negara lain daripada menemukan bukti ET di tengah-tengah kita.
Menurut Newsweek, Ratcliffe, menjelaskan, laporan Pentagon yang akan datang akan mencakup lebih banyak penampakan dan laporan tentang objek yang bergerak dengan cara yang tampaknya tidak mungkin. Bisa dikatakan kecepatan suara yang tinggi tanpa disertai ledakan sonik. Penampakan yang tidak dapat dijelaskan terjadi di seluruh dunia, katanya, dan termasuk peristiwa yang terdeteksi pada sensor otomatis dan tidak hanya oleh mata manusia.
"Ada beberapa contoh di mana kami tidak memiliki penjelasan yang baik untuk beberapa hal yang telah kami lihat," kata Ratcliffe kepada Fox News. Laporan dan deklasifikasi diperlukan berdasarkan Intelligence Authorization Act untuk tahun 2021.
Namun, penampakan tersebut mungkin tidak mewakili teknologi Bumi yang maju. Debunker telah menyarankan bahwa kecepatan ekstrim pesawat dalam video yang dirilis pada bulan April 2020 bisa menjadi ilusi optik yang disebut paralaks.
Penampakan benda terbang tak dikenal atau UFO yang tidak dapat dijelaskan akan dirilis untuk pengawasan publik pada bulan Juni nanti, termasuk UFO yang mencapai keceparan suara tanpa menghasilkan ledakan sonik.
Mantan Direktur Intelijen Nasional, John Ratcliffe, mengatakan, penampakan itu "sulit untuk dijelaskan". Pejabat di era Pemerintahan Donal Trump itu, mengatakan, dia berharap bisa mendeklasifikasi laporan tersebut selama masa jabatannya. Tetapi laporan itu baru akan dirilis oleh Pentagon pada 1 Juni mendatang.
Space.com mencatat, ini bukan pertama kalinya militer merilis laporan aneh, dan bahkan video UFO, yang dalam bahasa militer dikenal sebagai fenomena udara tak teridentifikasi (UAP). Pada April 2020, Angkatan Laut AS merilis tiga video yang menunjukkan pesawat terbang lebih cepat dari kecepatan suara. Dan laporan intelijen Senat mengungkapkan bahwa Pentagon masih mencari UFO atau UAP. Tetapi militer umumnya lebih peduli tentang apakah UAP mungkin pesawat atau senjata rahasia yang dikembangkan oleh negara lain daripada menemukan bukti ET di tengah-tengah kita.
Menurut Newsweek, Ratcliffe, menjelaskan, laporan Pentagon yang akan datang akan mencakup lebih banyak penampakan dan laporan tentang objek yang bergerak dengan cara yang tampaknya tidak mungkin. Bisa dikatakan kecepatan suara yang tinggi tanpa disertai ledakan sonik. Penampakan yang tidak dapat dijelaskan terjadi di seluruh dunia, katanya, dan termasuk peristiwa yang terdeteksi pada sensor otomatis dan tidak hanya oleh mata manusia.
"Ada beberapa contoh di mana kami tidak memiliki penjelasan yang baik untuk beberapa hal yang telah kami lihat," kata Ratcliffe kepada Fox News. Laporan dan deklasifikasi diperlukan berdasarkan Intelligence Authorization Act untuk tahun 2021.
Namun, penampakan tersebut mungkin tidak mewakili teknologi Bumi yang maju. Debunker telah menyarankan bahwa kecepatan ekstrim pesawat dalam video yang dirilis pada bulan April 2020 bisa menjadi ilusi optik yang disebut paralaks.
Lihat Juga :