Juni, Vaksin COVID-19 Dalam Bentuk Pil Akan Mulai Uji Klinis

Selasa, 23 Maret 2021 - 15:48 WIB
loading...
Juni, Vaksin COVID-19...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Di tengah vaksinasi yang dilakukan sejumlah negara, sebuah perusahaan sedang mengembangkan vaksin corona dalam bentuk pil. Tahun ini rencananya vaksin corona dalam bentuk pil tersebut akan melakukan uji klinis.

Perusahaan produsen vaksin tersebut Oravax, mengumumkan bahwa mereka akan memulai uji klinis tahap pertama pada manusia pada bulan Juni 2021 mendatang. Langkah tersebut hanyalah tahap paling awal dari pengembangan vaksin. (Baca: Pemerintah Mengembangkan Obat dan Terapi untuk Pasien Covid-19)

Tidak ada jaminan keberhasilan dalam uji coba klinis mendatang. Meskipun berhasil, mungkin perlu waktu satu tahun atau lebih sebelum diizinkan untuk digunakan. (Moderna dan Pfizer memulai uji coba manusia pertama mereka masing-masing pada bulan Maret dan Mei 2020).

Vaksin oral adalah salah satu pilihan yang sedang dinilai untuk vaksin generasi kedua yang dirancang agar lebih mudah diberikan dan lebih sederhana untuk didistribusikan. Oravax adalah usaha patungan perusahaan Israel-Amerika Oramed dan perusahaan India Premas Biotech.

"Vaksin oral memungkinkan orang untuk menggunakannya sendiri vaksin itu di rumah," kata Nadav Kidron, CEO Oramed dalam rilisnya seperti dikutip Science Alert . (Baca juga: Di Bawah Permukaan Planet Mars Diperkirakan Terdapat Kehidupan)

Kidron mengatakan, vaksin COVID-19 ini dapat dikirim dalam lemari es normal dan disimpan pada suhu kamar. "Ini membuatnya lebih mudah secara logistik untuk mendapatkannya di mana pun di seluruh dunia," katanya.

Dalam email ke Insider, Prof Paul Hunter dari University of East Anglia, menyampaikan catatan kehati-hatiannya. "Kami membutuhkan studi yang benar untuk membuktikan manfaat [vaksin oral]," katanya. Kendati begitu, vaksin oral ini mungkin bisa diterima bagi orang yang fobia terhadap jarum suntik.

"Hasil penelitian pada hewan mungkin menggembirakan tapi jangan berasumsi bahwa hasil pada hewan bisa langsung diterjemahkan baik pula untuk manusia. Untuk itu kami membutuhkan uji klinis pada manusia untuk memastikannya," katanya. (Baca juga: Selangkah Lagi, Misteri Asal-Usul Kehidupan di Bumi Akan Terungkap)

Jenis lain dari vaksin generasi kedua yang sedang dilakukan penelitian adalah dengan inhaler. Ilmuwan juga mempelajari apakah vaksin dapat dikirimkan melalui tambalan.

Sejauh ini, satu-satunya tes vaksin COVID-19 oral yang dilakukan pada manusia belum berhasil. Pada akhir tahun 2020, sebuah perusahaan bernama Vaxart mengumumkan hasil yang baik pada uji coba pada hewan, namun pada uji coba manusia yang pertama hasilnya mengecewakan.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Covid-19 Ngamuk Lagi,...
Covid-19 Ngamuk Lagi, WHO Umumkan Waspada Varian NB.1.8.1
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Prancis Deteksi Varian...
Prancis Deteksi Varian Baru Covid-19 untuk Pertama Kalinya
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Muncul Lagi, Apa Bedanya dan Bagaimana Pencegahannya?
Rekomendasi
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
WHO Tegaskan Orang Sehat...
WHO Tegaskan Orang Sehat Tak Perlu Disuntik Vaksin Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved