Hewan Peliharaan Ternyata Ikut Menyumbang Emisi Karbon Sangat Tinggi
Senin, 22 Maret 2021 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Kelly Swanson, seorang profesor nutrisi hewan di University of Illinois, membantah temuan penelitian tersebut, dengan mengatakan bahwa penghitungan tersebut didasarkan pada asumsi yang tidak akurat. (Baca juga: Ilmuwan Ini Menjelaskan Apa yang Sebenarnya terjadi Ketika Manusia Mati)
"Karena sebagian besar makanan hewan didasarkan pada produk sekunder dari industri makanan manusia, terutama bahan yang berasal dari hewan, maka biaya lingkungan dari bahan-bahan tersebut tidak sama dengan yang dikonsumsi oleh manusia," katanya kepada AFP.
Untuk Sebastien Lefebvre, dari sekolah kedokteran hewan VetAgro-Sup Lyon, emisi karbon dari makanan hewani yang diproduksi secara massal secara konvensional dapat diabaikan.
Dia mengatakan, jeroan hewan bisa dijadikan makanan binatang peliharaan untuk menghindari pemborosan. Namun di beberapa negara, termasuk Belanda, daging dipelihara secara khusus untuk konsumsi hewan.
Sementara itu, Pim Martens, profesor di Universitas Maastricht, mengatakan, seperti halnya manusia jejak karbon hewan bergantung pada tempat Anda tinggal di dunia.
"Karena sebagian besar makanan hewan didasarkan pada produk sekunder dari industri makanan manusia, terutama bahan yang berasal dari hewan, maka biaya lingkungan dari bahan-bahan tersebut tidak sama dengan yang dikonsumsi oleh manusia," katanya kepada AFP.
Untuk Sebastien Lefebvre, dari sekolah kedokteran hewan VetAgro-Sup Lyon, emisi karbon dari makanan hewani yang diproduksi secara massal secara konvensional dapat diabaikan.
Dia mengatakan, jeroan hewan bisa dijadikan makanan binatang peliharaan untuk menghindari pemborosan. Namun di beberapa negara, termasuk Belanda, daging dipelihara secara khusus untuk konsumsi hewan.
Sementara itu, Pim Martens, profesor di Universitas Maastricht, mengatakan, seperti halnya manusia jejak karbon hewan bergantung pada tempat Anda tinggal di dunia.
Lihat Juga :