Ilmuwan Membuktikan Ujung Jari Manusia Merupakan Area yang Sangat Sensitif
Senin, 22 Maret 2021 - 10:09 WIB
loading...
Sebuah studi baru telah mengungkapkan betapa reseptifnya neuron sensorik di jari-jari manusia. Bidang reseptif yang diproyeksikan pada sidik jari. Foto/Jarocka/J. Neurosci/Science Alert
A
A
A
JAKARTA - Kulit merupakan organ terbesar dalam tubuh manusia yang menyelimuti manusia dari ujung kepala hingga ujung kaki dan memungkinkan kita menyentuh, merasakan, dan berinteraksi dengan dunia luar. Namun ada ada satu bagian kulit yang lebih sensitif bahkan untuk mengenali benda di sekitar kita.
Sebuah studi baru telah mengungkapkan betapa reseptifnya neuron sensorik di jari-jari manusia. Bahkan kita dapat mendeteksi sentuhan pada skala yang sangat kecil dari satu kulit di ujung jari. (Baca: Arkeolog Temukan BH Berusia 5 Abad, Netizen Gempar)
"Anda akan berharap bahwa satu punggungan papiler (sidik jari) akan memainkan peran, tetapi belum pernah diperlihatkan sebelumnya," kata Ewa Jarocka, salah satu penulis studi dari Universitas UmeƄ di Swedia kepada The Guardian.
Neuron sensorik yang menempel pada reseptor bertitik tepat di bawah permukaan kulit, memungkinkan kita mendeteksi sentuhan, getaran, tekanan, nyeri, dan banyak lagi. Tangan kita sendiri mengandung puluhan ribu neuron, masing-masing dengan reseptor di area permukaan kecil kulit, yang disebut medan reseptif.
Untuk memetakan bidang-bidang ini, para peneliti memeriksa 12 orang sehat dengan alat khusus yang didesain ilmuwan. Sebuah mesin kemudian menggerakkan kerucut kecil selebar 0,4 milimeter dengan jarak sekitar 7 mm di seluruh kulit dan tim merekam respons setiap neuron menggunakan elektroda di lengan peserta. (Baca juga: Cegah Kejahatan Terulang, Residivis Akan Dipasangi Gelang GPS)
Sebuah studi baru telah mengungkapkan betapa reseptifnya neuron sensorik di jari-jari manusia. Bahkan kita dapat mendeteksi sentuhan pada skala yang sangat kecil dari satu kulit di ujung jari. (Baca: Arkeolog Temukan BH Berusia 5 Abad, Netizen Gempar)
"Anda akan berharap bahwa satu punggungan papiler (sidik jari) akan memainkan peran, tetapi belum pernah diperlihatkan sebelumnya," kata Ewa Jarocka, salah satu penulis studi dari Universitas UmeƄ di Swedia kepada The Guardian.
Neuron sensorik yang menempel pada reseptor bertitik tepat di bawah permukaan kulit, memungkinkan kita mendeteksi sentuhan, getaran, tekanan, nyeri, dan banyak lagi. Tangan kita sendiri mengandung puluhan ribu neuron, masing-masing dengan reseptor di area permukaan kecil kulit, yang disebut medan reseptif.
Untuk memetakan bidang-bidang ini, para peneliti memeriksa 12 orang sehat dengan alat khusus yang didesain ilmuwan. Sebuah mesin kemudian menggerakkan kerucut kecil selebar 0,4 milimeter dengan jarak sekitar 7 mm di seluruh kulit dan tim merekam respons setiap neuron menggunakan elektroda di lengan peserta. (Baca juga: Cegah Kejahatan Terulang, Residivis Akan Dipasangi Gelang GPS)
Lihat Juga :