Gempa Bumi di Jepang, Mengapa Terjadi dan Bagaimana Mereka Mengatasinya?
Sabtu, 20 Maret 2021 - 18:40 WIB
loading...
Gempa Bumi berkekuatan 7 SR berpotensi tsunami baru saja mengguncang Jepang. Rakyat di sana biasanya sudah siap menghadapi bencana seperti ini. Foto/realestate-tokyo.com
A
A
A
TOKYO - Gempa Bumi 7 Skala Richter (SR) berpotensi tsunami baru saja mengguncang Jepang . Biasanya rakyat Jepang sigap dengan kondisi ini, di mana peringatan disampaikan melalui bunyi bip tiba-tiba yang mengganggu siaran TV dan kata-kata yang berkedip di bagian atas layar. Baca juga: Gempa Bumi 7 SR Guncang Pantai Jepang, Ada Peringatan Tsunami 1 Meter
Ya, itu adalah pengumuman publik tentang kejadian dan besarnya gempa Bumi atau bencana alam yang baru saja terjadi di Jepang. Pada saat yang sama, alarm, peringatan, atau petunjuk evakuasi akan diumumkan apabila ada risiko tsunami.
Cincin Api Pasifik
Laman realestate-tokyo.com menyebutkan, sebenarnya ada alasan geologis yang terdokumentasi dengan baik mengapa Jepang sangat rawan gempa. Gempa Bumi terjadi karena tekanan yang disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik yang menyusun Bumi.
Sementara Jepang dan gempa Bumi berjalan seiring karena posisi negara ini berada di sepanjang "Cincin Api Pasifik", yang terletak di tiga lempeng tektonik, termasuk Lempeng Pasifik di bawah Samudera Pasifik, dan Lempeng Laut Filipina.
Karena gempa Bumi juga dapat terjadi di dalam lempeng tektonik, sehingga terjadi di darat dan bukan di laut lalu memancar ke luar. Jadi sudah dapat diperkirakan bahwa gempa besar dapat terjadi langsung di bawah Tokyo atau kota perkotaan besar.
Namun, untungnya, banyak bangunan dilengkapi dengan perlengkapan yang lebih tahan gempa. Beberapa sebenarnya dirancang dengan bagian atas dapat bergerak dengan gempa tertentu saat itu terjadi. Sementara yang lain dimaksudkan untuk benar-benar menyerap goncangan gempa dan tetap membumi.
Ya, itu adalah pengumuman publik tentang kejadian dan besarnya gempa Bumi atau bencana alam yang baru saja terjadi di Jepang. Pada saat yang sama, alarm, peringatan, atau petunjuk evakuasi akan diumumkan apabila ada risiko tsunami.
Cincin Api Pasifik
Laman realestate-tokyo.com menyebutkan, sebenarnya ada alasan geologis yang terdokumentasi dengan baik mengapa Jepang sangat rawan gempa. Gempa Bumi terjadi karena tekanan yang disebabkan oleh pergerakan lempeng tektonik yang menyusun Bumi.
Sementara Jepang dan gempa Bumi berjalan seiring karena posisi negara ini berada di sepanjang "Cincin Api Pasifik", yang terletak di tiga lempeng tektonik, termasuk Lempeng Pasifik di bawah Samudera Pasifik, dan Lempeng Laut Filipina.
Karena gempa Bumi juga dapat terjadi di dalam lempeng tektonik, sehingga terjadi di darat dan bukan di laut lalu memancar ke luar. Jadi sudah dapat diperkirakan bahwa gempa besar dapat terjadi langsung di bawah Tokyo atau kota perkotaan besar.
Namun, untungnya, banyak bangunan dilengkapi dengan perlengkapan yang lebih tahan gempa. Beberapa sebenarnya dirancang dengan bagian atas dapat bergerak dengan gempa tertentu saat itu terjadi. Sementara yang lain dimaksudkan untuk benar-benar menyerap goncangan gempa dan tetap membumi.
Lihat Juga :